Senin, 8 Juni 2026

Bu Atun, Guru SMAN 1 Purwakarta Legawa Maafkan Muridnya Meski Sempat Diacungi Jari Tengah

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 20 April 2026 | 16:55 WIB
Bu Atun mengungkapkan telah memaafkan siswa SMAN 1 Purwakarta yang viral Karena acungkan jari tengah kepadanya.  (Instagram/berandaviral.id)
Bu Atun mengungkapkan telah memaafkan siswa SMAN 1 Purwakarta yang viral Karena acungkan jari tengah kepadanya. (Instagram/berandaviral.id)

PORTALOKA.ID - Perilaku siswa SMAN 1 Purwakarta yang dianggap melecehkan dan tidak sopan pada gurunya tengah ramai jadi sorotan.

Ibu guru Syamsiah atau yang kerap dipanggil Bu Atun, mengakui dirinya merasa sedih dengan video viral sejumlah siswa mengacungkan jari tengah untuknya setelah selesai mengajar.

Ditambah lagi, ia adalah guru Pendidikan Kewarganeraan atau PKn di sekolah tersebut.

Namun, ia berbesar hati memaafkan perlakuan para siswanya seperti yang telah beredar di media sosial.

Baca Juga: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Dedi Mulyadi Sarankan Beri Hukuman Ini

“Saya manusiawi kalau saya sedih, tapi keimanan saya tidak akan dirusak oleh rasa sedih, dan sakit manusiawi, tapi keimanan saya mengobati luka hati saya agar anak-anak saya selamat dunia akhirat, itu yang ada di hati saya,” kata Bu Atun kepada awak media di SMAN 1 Purwakarta pada Senin, 20 April 2026.

Sayang pada Siswa dan Ingin Mengubah jadi Lebih Baik

Lebih lanjut, Bu Atun membeberkan bahwa dengan adanya kasus ini, ia justru ingin mengubah para siswanya menjadi lebih baik dan santun.

“Saya sayang kepada siswa. Semakin siswa melakukan kesalahan, semakin sayang untuk mengubahnya. Kasihan berarti tertinggal karena dia ada yang salah,” lanjutnya.

“Padahal, saya selalu menyampaikan pendidikan karakter setiap kali mengajar, saya selalu arahkan anak tapi mungkin belum sampai,” imbuhnya.

Baca Juga: Fakta Kasus Keracunan MBG di Demak: Ratusan Santri hingga B3 Alami Mual Muntah, Dirujuk ke Sejumlah Faskes

Bu Atun juga menyebut bahwa sudah menjadi tugas seorang guru untuk bersabar dan terus mencoba merapikan anak-anak didiknya.

“Perubahan itu tidak bisa sekaligus, butuh waktu, ada proses sehingga dia paham kesalahannya,” tambah Bu Atun

Tidak Tahu saat Direkam

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X