PORTALOKA.ID - Insiden keracunan massal usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi.
Kali ini, kasus keracunan MBG terjadi di Demak, Jawa Tengah dengan korban penerima manfaat dari kalangan santri beberapa pondok pesantren (Ponpes) dan B3 (Bumil, Busui, Balita).
Akibat dari keracunan terjadi, sejumlah fasilitas kesehatan di kota tersebut menjadi rujukan untuk penanganan pasien sejak Minggu, 19 April 2026.
Kepala Puskesmas Kebonagung, Arief Setiawan, mengungkapkan bahwa para korban mengalami gejala seperti mual dan muntah.
Rincian Korban Ratusan Santri dan B3
Puskesmas Kebonagung mencatat bahwa Ponpes Bustanul Quran terdapat 68 orang yang menjadi korban dan 33 di antaranya berobat jalan di ponpes, 23 lainnya dirujuk ke RS PKU Gubug dan 12 orang ke Getas Pendowo.
Ponpes Asnawiyah ada 97 orang korban keracunan, 67 di antaranya berobat jalan, 24 orang dirujuk ke Getas Pendowo, dan 6 orang ke PKU Gubug.
Lebih lanjut, Ponpes Hidayatul Mubtadiin ada 10 orang yang menjadi korban dan 5 orang dari Ponpes Al Maarif, di mana satu orag dirujuk ke RSU PKU Gubug. Sementara 4 orang lainnya melakukan rawat jalan.
Adapun satu orang dari MI Yosua dan Ponpes Nurul Sakinah dirawat di PKU Gubug, termasuk 1 orang dari kalangan B3 dan 4 lainnya rawat jalan. Sehingga, total korban dari B3 berjumlah 5 orang.
SPPG Dipasangi Garis Polisi, Tutup Operasional Sementara
Menyusul insiden keracunan tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pilangwetan telah dipasangi garis polisi di depan gerbang,
Operasionalnya ditutup sementara untuk penyelidikan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Polresta Banyuwangi Bongkar Dua Sindikat Pengoplos LPG 3 Kilogram, Salah Satu Pelaku Pemilik Pangkalan Resmi Pertamina
Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Dex Naik per 18 April 2026, Begini Kata Pertamina dan Kementerian ESDM
Prabowo Ingatkan Persatuan ke Seluruh Ketua DPRD: Partai Politik Boleh Beda, tapi Semua Harus Cinta Tanah Air
DPR Soroti Kontrak PPPK Paruh Waktu Kota Baubau Bernilai Rp0, Minta Aparat Lakukan Investigasi
Iran Kembali Buka Selat Hormuz, 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas
Militer Iran Kembali Tutup Selat Hormuz usai Sempat Dibuka dalam Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Apa Alasannya?
Sempat Hanyut, Jembatan Penghubung Klaten-Yogya Dibagun Kembali
Kisah Hendi Saputro, Dulunya Terpaksa Kerja di Bengkel, Kini Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat
Jembatan Gantung Garuda Buka Jalan 1.500 Keluarga di Klaten, Bantu Petani hingga Anak Sekolah
Wajib Tahu! Ini Dia Barang Hotel yang Boleh dan Tidak Boleh Dibawa Pulang