Minggu, 19 Juli 2026

Puluhan Ompreng MBG di Sekolah Lampung Tak Disentuh Siswa, Wabup Kritik SPPI

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 12 April 2026 | 13:58 WIB
Tumpukan ompreng berisi MBG di Lampung (Instagram @undercover.id)
Tumpukan ompreng berisi MBG di Lampung (Instagram @undercover.id)

PORTALOKA.ID - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan puluhan ompreng makan bergizi gratis (MBG) yang diduga tak layak konsumsi bagi para siswa sekolah di wilayah Tulang Bawang, Lampung.

Sebelumnya diketahui, temuan itu terungkap dalam kegiatan monitoring atau pemantauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulang Bawang, pada Rabu, 8 April 2026.

Terlihat dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Minggu, 12 April 2026, diduga sebagian besar tumpukan ompreng MBG tersebut tidak disentuh para siswa lantaran dinilai sudah kedaluwarsa.

"Makanan banyak yang sisa, bahkan tidak sedikit yang tak disentuh siswa," demikian tertulis dalam postingan tersebut.

Baca Juga: BGN Kembali Hentikan Operasional Ratusan SPPG Pelaksana MBG, Ini Penyebabnya

Lantas, bagaimana sebenarnya temuan paket MBG di sekolah Lampung ini bermula? Berikut ini kronologinya.

Wabup Tulang Bawang: Ini Mubazir

Berdasarkan laporan di lapangan, rombongan pejabat setempat menyoroti tumpukan ompreng MBG tersebut di lokasi kejadian.

Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan yang ikut dalam kegiatan tersebut sontak memanggil para petugas Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Baca Juga: Ditegur Tak Digubris, Kepala Sekolah Tantang Kepala SPPG Makan Satu Ompreng MBG sampai Habis

"Coba mana SPPI nya, panggil, ini mubazir (terbuang sia-sia)," kata Hasan di lokasi kejadian.

Bagi yang belum tahu, SPPI merupakan petugas dari Badan Gizi Nasional dan Kemhan, untuk merekrut sarjana sebagai ASN/Komcad yang bertugas memimpin SPPG di berbagai wilayah Indonesia.

Menu Telur Ceplok hingga Salak

Dalam insiden ini, para pejabat setempat menyayangkan adanya temuan puluhan ompreng MBG yang tersisa bahkan sama sekali tidak dimakan oleh siswa.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X