Dari sisi kekuatan, Sugiarto menyebutkan atap Alduro lebih kuat dibandingkan seng yang dinilai lebih tipis dan mudah rapuh.
"Dan atap ini sudah lolos tes pengujian dari Sukofindo," imbuhnya.
Selain seng, Sugiarto menilai asbes memiliki dampak yang berbahaya bagi kesehatan penghuni rumah, karena debu yang berasal dari serat asbes dapat berpotensi menyebabkan kanker.
Baca Juga: SPPG Bantar Jaya 2 Bogor Cuci Ayam MBG di Tempat Wudu dan Toilet Masjid, Ini Alasannya
"Pada saat patah ataupun terkena gesekan, debu dari asbes kalau kita hirup itu mengandung serat yang berbahaya dan bisa menyebabkan kanker," terang Sugiarto.
"Kalau Alduro tidak, karena dari hasil tes uv untuk 10 tahun pemakaian tidak ada masalah," tandasnya.
Atasi Sampah Plastik
Alasan lain dari sosialisasi melalui program penggantian atap rumah wartawan ini menurut Sugiarto Romeli yaitu sebagai upaya untuk mengatasi masalah sampah plastik di Tanah Air, menjadi lebih masif.
"Pada masa pandemi Covid-19, kami melihat beberapa masalah yang timbul, yaitu terutama masalah sampah plastik yang bahkan sampai sekarang belum ada jalan keluarnya," tuturnya.
"Kami lihat, plastik tertentu seperti botol Pet sudah ada recycle-nya walaupun hanya dicacah cuci akhirnya barang itu dijual ke Eropa," tambah Sugiarto.
Berkaca dari hal itu, Sugiarto menilai belum ada perusahaan yang benar-benar fokus pada masalah sampah di Indonesia.
"Berawal dari sana, kami dengan pengalaman Parent Company yang bergerak di bidang plastik, kita terjemahkan dalam menyelesaikan masalah sampah ini," terangnya.
"Dari situ, timbul ide-ide yang dari awal misi kami adalah melepaskan ketergantungan kita terhadap sumber daya alam dengan melakukan ekonomi sirkular," jelas Sugiarto.
Artikel Terkait
Pembagian MBG TK di Rawajitu Timur Lampung Ngaret, Siswa Sudah Pulang tapi Harus Kembali ke Sekolah
Curhat Driver Ojol di Solo Soal BHR 2026 Naik: Senang Banget
Viral Roti MBG Seribuan Ditulis Rp3.500 oleh SPPG: yang Bener Aja Bos!
Pandji Pragiwaksono Sentil Menu Fish and Chips untuk MBG Ramadan, SPPG Mojosongo Solo Buka Suara
2 Undang-Undang Ini Penyebab Guru Madrasah Swasta Gagal jadi PPPK, Salah Satu Pasal Dianggap Diskriminatif
Usulan 630 Ribu PPPK Guru Madrasah Swasta Ditolak Menpan RB, PGMM Sampaikan Pernyataan Sikap: Negara Jangan Diskrimiatif!
Curhatan Guru di Semarang saat Pelaksanaan MBG, Pulang Telat karena Harus Rapikan Ompreng SPPG
Viral Menu MBG Rapel 4 Hari di Pakem Sleman, Warganet Soroti Info Harga Ayam
Ribuan Guru Madrasah Swasta Siap Gelar Aksi Nasional Jilid 2 pada 2 Mei 2026, Tuntut Diangkat jadi PPPK
Viral Status WA Petugas SPPG di Purbalingga, Bikin Geram Warganet karena Tulisan ‘Rakyat Jelata Kurang Bersyukur’