Dalam cuplikan tersebut, muncul pula pesan teks yang menyerukan warga Iran untuk mengambil alih kendali dari pemerintahan saat ini.
Beberapa klip bahkan menampilkan footage serangan militer yang dikaitkan dengan operasi gabungan AS dan Israel terhadap target di Iran.
Baca Juga: Kedubes Iran Apresiasi Niat Baik Prabowo untuk Fasilitasi Mediasi dengan AS
"Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah," terang Iran Internasional.
Beberapa hari sebelumnya, dilaporkan terjadi serangan militer yang dikaitkan dengan target strategis Iran.
Terlebih, insiden peretasan terjadi setelah kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei atas serangan gabungan AS-Israel, pada akhir Februari 2026.
Iran International menyebut, peretasan itu sebagai bentuk "penghinaan besar" bagi otoritas Iran.
Kendati demikian, hingga berita ini terbit, pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.***
Artikel Terkait
Networking Iftar Bulan Ramadan: ISI Perkuat Sinergi dengan Media dan Bedah Strategi 'Autonomi Strategis' Indonesia di Tengah Polarisasi Global
Kemenag Ungkap Alasan TPG Guru Madrasah Lulusan PPG 2025 Periode Januari-Februari Belum Cair
Buka Puasa di Rumah Warga, Bupati Ciamis Salurkan Bantuan Rutilahu di Cisaga dari Dana CSR Bank BJB
Fakta Baru Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Polisi Ungkap Rencana Pelaku
Gaji Guru Madrasah Swasta Rp100 Ribu, DPR Minta Kemenag Segera Duduk Bersama 5 Kementerian Ini untuk Realisasikan Pengangkatan PPPK
Kembangkan Ekosistem Ekraf Bogor, REKA Bogor dan Wali Kota Komitmen Perkuat Langkah Menuju Kota Kreatif UNESCO
PPPK Paruh Waktu Jawa Barat Dapat THR, Pemprov Sudah Siapkan Anggaran, Intip Besarannya
Sebelum Viral di Medsos, Guru Honorer NTT Ternyata Sudah Terima Penetapan Tunjangan Profesi Rp2 Juta per Bulan
Bukan Basa Basi! DPR Janji Perjuangkan Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta: Siap Ambil Alih Koordinasi
47 SPPG Disuspend pada Minggu Pertama Ramadhan, BGN Ungkap Alasannya