Minggu, 19 Juli 2026

TV Iran Diretas, Muncul Video Propaganda Pidato Trump dan Netanyahu

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 2 Maret 2026 | 16:10 WIB
Video propaganda Trump dan Netanyahu di TV Iran (X.com/@EricDaugh)
Video propaganda Trump dan Netanyahu di TV Iran (X.com/@EricDaugh)

PORTALOKA.ID - Stasiun televisi negara Iran, Islamic Republic of Iran Bro,adcasting (IRIB), dilaporkan mengalami serangan peretasan.

Dalam unggahan X @EricLDaugh, pada hari yang sama, terlihat dalam beberapa menit, siaran reguler tergantikan oleh cuplikan pidato Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

"TV Iran dilaporkan telah diretas untuk menayangkan Presiden Trump yang menyerukan rakyat Iran untuk bangkit dan 'merebut kembali' negara mereka," tulis postingan tersebut.

Tidak hanya Trump, terdapat pula pidato dari Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu yang ditujukan langsung kepada rakyat Iran.

Baca Juga: Wakil Presiden ke-6 Indonesia Try Sutrisno Meninggal Dunia, Simak Kilas Balik Perjalanan Kariernya

"(Berisi pidato) yang menyerukan rakyat Iran untuk bangkit melawan rezim," tulis akun X @nicksortor yang turut membagikan postingan serupa.

Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden peretasan di Iran ini bermula hingga kini menuai sorotan tajam di media sosial? Berikut ulasannya.

Pesan yang Mendesak Warga Iran

Secara terpisah, Iran International melaporkan saluran satelit milik IRIB diklaim telah diretas dan menampilkan rekaman pidato Trump dan Netanyahu pada Minggu, 1 Maret 2026 waktu setempat.

"Trump dan Netanyahu terlihat berbicara kepada warga Iran, disertai pesan yang mendesak mereka untuk "merebut kendali atas nasib sendiri" dan bangkit melawan rezim yang berkuasa di Teheran," demikian tertulis dalam laporan tersebut.

Baca Juga: Terjebak di Dubai, Selebgram Tresnany Moonlight Sebut 137 Roket dari Iran Terdeteksi pada Langit UEA

Diketahui, peretasan berlangsung sekitar 10 menit dan terjadi ketika IRIB TV 3 tengah menayangkan siaran olahraga, yakni pertandingan sepak bola.

Tiba-tiba, tayangan berganti menjadi rekaman pidato politik dengan subjudul dalam bahasa Persia.

Dinilai 'Penghinaan Besar' bagi Iran

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X