Baca Juga: Lulusan PPG 2025 Gigit Jari, Kemenag Batal Cairkan TPG Guru Madrasah, Ini Alasannya
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi berkomitmen agar seluruh warga terdampak yang telah diajukan pemerintah daerah tetap mendapatkan bantuan.
“Yang namanya masyarakat terdampak bencana, sepanjang sudah diajukan dan memang terdampak, harus dibantu. Tidak boleh ada yang merasa ditinggalkan,” ujarnya
Ia menargetkan proses verifikasi 80 KK rampung dalam dua hari, sehingga bantuan susulan dapat segera disalurkan dan total 250 KK sesuai pengajuan Bupati Ciamis terpenuhi.
“Yang 80 KK tetap saya proses. Mudah-mudahan dua hari selesai. Jadi semuanya 250 KK kita penuhi,” ucapnya.
Gubernur juga mengingatkan agar dana bantuan Rp5 juta diterima utuh tanpa potongan apa pun. Ia meminta warga segera melapor apabila menemukan pungutan liar dalam proses pencairan.
“Uang Rp5 juta harus diterima penuh. Tidak boleh ada alasan biaya administrasi. Kalau ada potongan, laporkan,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
BPJPH Pastikan Produk Amerika yang Masuk Indonesia Punya 2 Label Halal Sekaligus
Soroti Kontroversi Awardee LPDP yang Dinilai Rendahkan Negara, Helmy Yahya: Itu Uang Rakyat
Baraya Lintas Kota Ciamis Berdonasi Ramadhan Peduli Yatim, Ini Pahala Menyantuni Yatim Piatu!
Kemenag Siapkan Anggaran Rp4,5 Triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA, Menag: Sebelum Idul Fitri Cair!
Viral Telur Rebus MBG di Magetan Masih Ada Kotoran Ayam, Pertanyakan Ketelitian Pihak SPPG: Segitu Besarnya Masa Nggak Kelihatan?
Tunjangan Apa Saja yang Diterima Guru Madrasah Swasta setelah Diangkat jadi PPPK? Ini Rinciannya
Gus Miftah Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Kembali Berdakwah di Klub Malam
Viral Guru Honorer di Probolinggo Jadi Tersangka usai Diduga Rangkap Jabatan, Gajinya Dianggap Kerugian Negara
KAI Luncurkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, Siap Digunakan untuk Mudik Lebaran 2026, Lebih Nyaman dan Murah
DPR Sesalkan Guru Honorer di Probolinggo Jadi Tersangka Rangkap Jabatan: Seharusnya Jaksa Mempedomani Pasal 36 KUHP Baru