“Kemarin sudah damai. Dengan satu ekor kuda dan satu ekor kerbau”. Nada suaranya datar. Tak ada lagi amarah, hanya sisa kenangan.
Keluar dari penjara bukan berarti bebas dari hukuman sosial. Frederick kembali ke kebun. Jika ada proyek bangunan di sekitar desa, ia bekerja sebagai tukang pasang batu.
“Kalau kerja bangunan, 60 sampai 80 ribu per hari. Tapi itu pun kalau ada panggilan,” ujarnya.
Hasil kebun lebih tak menentu lagi. “Setahun paling sekitar 7–8 juta. Itu pun kalau panennya bagus”. Curah hujan yang tak pasti kerap membuat gagal panen. Ia menyebutnya sederhana: “Alam yang berkuasa.”
Baca Juga: Kisah Relawan SPPG Bisa Beli Motor setelah Kerja di Dapur MBG: Dulu Beli Beras 1 Kilopun Susah
Tak mudah memulai lagi dengan label mantan narapidana. “Secara pribadi memang sulit. Tapi apapun dan bagaimanapun, saya jalani,” katanya tegar.
Kesempatan Kedua
Suatu hari, ia melihat bangunan baru berdiri di dekat tempat tinggalnya. Ia bertanya kepada tetangga. Itu dapur MBG. Frederick memberanikan diri menawarkan tenaga. Ia pun diterima.
“Sekalipun saya mantan narapidana, saya bersyukur masih diterima bekerja di sini,” ucapnya penuh syukur.
Sejak itu, hidupnya perlahan berubah. Ada kepastian insentif setiap bulan. Sesuatu yang dulu tak pernah ia rasakan ketika bergantung pada kebun dan proyek musiman.
Baca Juga: Diduga Terlambat Datang ke Sekolah, Mobil MBG Disoraki Siswa
“Kalau di kebun, saya tidak tahu alam yang berkuasa. Di sini saya hanya menunggu kapan menerima insentif,” kalimat itu diucapkannya dengan senyum kecil.
Dengan bekerja di dapur MBG, ia juga merasa bangga bisa menghadirkan senampan makanan sarat gizi untuk anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
Anak kandung Frederick memang belum menjadi penerima manfaat MBG. Namun ia merasa bangga setiap kali melihat porsi makanan tersaji untuk para siswa.
Artikel Terkait
Kemenag Ungkap Persoalan Teknis Pengangkatan PPPK Guru Madrasah, di Antaranya Pernah Ikut CPNS
Masjid Rahmatullah BRP Panglayungan Tasikmalaya Tebar Berkah, Ribuan Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan
Nadran di Situs Manguntapa, Jejak Syukur yang Tak Pernah Usang
Gaspool Ciamis Juara 1 Kejurda Voli U-14 Jabar 2026, PBVSI: Bukti Pembinaan Berjalan Baik
Siswa SD Asal Bandung yang Diundang NASA usai Raih Juara Olimpiade Sains Internasional, Koleksi 18 Medali
Siap-Siap jadi ASN! Kemenag Beri Bocoran Proses Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta yang Sedang Berjalan
Diduga Terlambat Datang ke Sekolah, Mobil MBG Disoraki Siswa
Menkeu Purbaya Spill Jadwal Pencairan THR PNS dan PPPK 2026, Anggaran Capai Rp55 Triliun
Kisah Relawan SPPG Bisa Beli Motor setelah Kerja di Dapur MBG: Dulu Beli Beras 1 Kilopun Susah
VIRAL! Relawan SPPG Pamer Gaji Pertama 10 Hari Kerja Dapat Rp1,3 Juta, Warganet Bandingkan dengan Gaji Guru Honorer