CIAMIS, PORTALOKA.ID - Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, setelah tanggul Sungai Citalahab jebol akibat derasnya aliran air yang dipicu hujan berintensitas tinggi.
Peristiwa ini menyebabkan ratusan rumah warga serta area pertanian terendam, dan memaksa sebagian warga mengungsi.
Peristiwa awal terjadi pada Senin, 9 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, hujan lebat mengguyur kawasan hulu Sungai Citalahab hingga menyebabkan tanggul di Desa Sukahurip tidak mampu menahan debit air. Akibatnya, air meluap ke permukiman dan lahan pertanian warga.
Tanggul yang sebelumnya telah ditangani secara darurat, kembali jebol pada Senin, 16 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, sehingga banjir kembali merendam sejumlah wilayah.
Baca Juga: Sambut Ramadhan 1447 H, Ratusan Warga Maleber Ciamis Meriahkan Pawai Taaruf
Wilayah terdampak paling parah berada di Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari. Sebanyak 260 rumah yang dihuni 282 kepala keluarga atau sekitar 831 jiwa sempat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar satu meter. Selain itu, sekitar 200 hektare sawah yang sedang dalam masa tanam ikut terendam.
Sementara itu, di Desa Sukahurip, banjir merendam puluhan rumah di Dusun Sambungjaya dan Dusun Kertajaya.
Selain merendam permukiman, jebolnya tanggul selebar sekitar 18 meter dan setinggi 6 meter juga merusak lahan pertanian, kolam, kebun, serta mengganggu akses jalan penghubung antar desa.
Sekitar 30 hektare sawah dilaporkan mengalami gagal tanam akibat terendam banjir.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, bencana ini memaksa sedikitnya 164 warga mengungsi ke tempat aman, termasuk di Masjid Nurul Hak dan Madrasah Diniyah Al Ma’arif.
Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta relawan bergerak cepat melakukan evakuasi, pendataan, dan pembersihan rumah warga.
Bantuan logistik darurat juga telah disalurkan kepada warga terdampak.
Selain itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy menurunkan alat berat untuk melakukan penanganan darurat dengan menutup tanggul yang jebol guna mencegah banjir susulan.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Skrema Kredit Ringan untuk Nelayan Melalui Koperasi Merah Putih
Content Creator Jerhemy Owen Spill Papan untuk Tembok dan Atap Bangunannya yang Terbuat dari Daur Ulang Plastik
Kemenag Ungkap Persoalan Teknis Pengangkatan PPPK Guru Madrasah, di Antaranya Pernah Ikut CPNS
Masjid Rahmatullah BRP Panglayungan Tasikmalaya Tebar Berkah, Ribuan Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan
Nadran di Situs Manguntapa, Jejak Syukur yang Tak Pernah Usang
Gaspool Ciamis Juara 1 Kejurda Voli U-14 Jabar 2026, PBVSI: Bukti Pembinaan Berjalan Baik
Siswa SD Asal Bandung yang Diundang NASA usai Raih Juara Olimpiade Sains Internasional, Koleksi 18 Medali
Siap-Siap jadi ASN! Kemenag Beri Bocoran Proses Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta yang Sedang Berjalan
Diduga Terlambat Datang ke Sekolah, Mobil MBG Disoraki Siswa
Menkeu Purbaya Spill Jadwal Pencairan THR PNS dan PPPK 2026, Anggaran Capai Rp55 Triliun
Unik! Bukan Pakai Ompreng, MBG di Sekolah Ini Disajikan Prasmanan, Siswa Bisa Pilih Menu Sendiri
Guru Madrasah Swasta Tak Lagi jadi Anak Tiri, Kemenag Usulkan 630 Ribu Formasi, Bagaimana Mekanisme Pengangkatannya?