Baca Juga: PGMM Usulkan Skema untuk Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta, 2 Kategori Ini Harus jadi Prioritas
Terakhir, guru madrasah swasta menuntut agar pemerintah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) soal penyelenggaraan madrasah swasta serta meningkatkan status dan kesejahteraan guru madrasah swasta.
1.060 Personel Gabungan Amankan Aksi
Sementara itu, sebanyak 1.060 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa Perkumpulan Guru Madrasah (PGM).
Para personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kehadiran aparat semata-mata untuk melayani masyarakat serta menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.
“Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” ujar Kombes Pol. Reynold.
Ia mengimbau para orator dan peserta aksi agar tetap tertib, tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum.
Kapolres juga menekankan agar massa aksi tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga ketertiban.***
Artikel Terkait
Gerindra Ciamis Mulai Bangun Kantor Permanen, Momentum HUT ke-18 Jadi Penanda Konsolidasi
Ngembang di Gunung Jaha: Doa-Doa yang Bangkit dari Sunyi Galuh
Besok, Ribuan Guru Madrasah Swasta akan Gelar AksiĀ Damai di Jakarta, Ini 4 Tuntutan yang Disuarakan
Pemerintah Siapkan Mudik Gratis Lebaran 2026, 34 Provinsi Jadi Tujuan
35 Juta Keluarga Bakal Terima Bansos Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp11,92 Triliun
Gaji PPPK Paruh Waktu Belum Cair, Pemkab Ungkap Alasannya: Bukan Tak Ada Anggaran, Dua Bulan Langsung Cair