Kamis, 4 Juni 2026

Viral Perjuangan Guru di Padang Pariaman saat akan Mengunjungi Rumah Siswa, Jalan Lewati Pematang Sawah hingga Naik Bukit

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:15 WIB
Potret perjuangan guru di Padang Pariaman lewati sawah untuk temui seorang murid. (Instagram @smpntigakayutanam.pdgpariaman)
Potret perjuangan guru di Padang Pariaman lewati sawah untuk temui seorang murid. (Instagram @smpntigakayutanam.pdgpariaman)

PORTALOKA.ID - Viral video di media sosial yang menunjukkan perjuangan 3 orang guru SMPN 3 Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman saat akan mengunjungi rumah salah satu siswanya.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @smpntigakayutanam.pdgpariaman itu, para guru harus melewati jalan tak biasa, seperti sawah hingga naik ke bukit sebelum tiba di rumah siswa.

“Perjalanan kami mengunjungi rumah salah seorang yang tak kunjung hadir kembali ke sekolah,” tulis keterangan dalam video, dikutip pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Melewati Pematang Sawah, Sungai, dan Naik Bukit

Baca Juga: Cara Cek Penerima Bantuan Insentif dan BSU Guru 2026, Segera Aktivasi Rekening!

Video berdurasi 1.52 menit itu diawali dengan momen para guru melewati pematang sawah milik warga untuk menuju rumah anak didiknya.

Setelah itu, harus menyeberangi jembatan kecil yang terbuat dari batang pohon dan naik ke perbukitan.

“Masya Allah, luar biasa sekali perjalanan yang harus ditempuh siswa kami untuk bersekolah,” lanjutnya.

Satu-satunya Jalan, tapi Kini Rusak karena Banjir Akhir November 2025

Akses jalan dengan melewati sawah dan naik ke bukit itu rupanya menjadi satu-satunya akses yang bisa dilewati.

Baca Juga: Begini Respons Menteri Agama Terkait Usulan Guru Madrasah Swasta Diangkat jadi PPPK

Hal tersebut terungkap saat menjawab pertanyaan dari salah satu warganet tentang pilihan jalan yang bisa dilalui dengan kendaraan.

Selain itu, terungkap bahwa jalan tersebut pun kini telah hancur usai dihantam banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera pada akhir November 2025.

“Setau kami, tidak ada (jalan lain) dan mirisnya lagi, sawah dan sungai yang kami lalui tadi sudah hancur oleh bencana November 2025 kemarin,” paparnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X