PORTALOKA.ID - Inilah deretan fakta kasus seorang ayah cabuli anak kandung di kapanewon Panggang, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Aksi bejat ini dilakukan RN sebanyak 5 kali saat rumah kosong.
Akhirnya korban cerita pada sang ibunda.
Kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga: Tega! Seorang Ayah Cabuli Anak Kandung di Gunungkidul Yogyakarta, Kasus Dilaporkan Sang Istri
Berikut Portaloka.id sajikan deretan fakta ayah cabuli anak kandung di Gunungkidul dirangkum dari berbagai sumber:
1. Kronologi
Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco mengatakan, kasus pencabulan terungkap setelah korban cerita pada sang ibu.
Gatot bilang, aksi ini telah terjadi beberapa kali di rumah tersangka.
"Awalnya korban cerita ke ibunya kalau dicabuli ayahnya di rumah beberapa kali," kata Gatot.
Ia mengatakan pencabulan ini sudah terjadi sebanyak 5 kali dalam kurun waktu sejak Januari hingga Maret 2025.
"Pencabulan itu terjadi sebanyak lima kami sejak Januari-Maret tahun ini," ujarnya.
2. Ancam Anak
Setelah melancarkan pencabulan, tersangka mengancam korban untuk tidak menceritakan kejadian ini kepada sang ibu.
Artikel Terkait
Sopir Panther yang Tewaskan Dua Pemotor di Jalan Wonosari Gunungkidul Yogyakarta Hanya Kena Wajib Lapor
Alasan Sopir Panther Tidak Ditahan dalam Kecelakaan Tewaskan Dua Pemotor di Jalan Wonosari Gunungkidul Yogyakarta
Tabrakan Ambulans Vs Motor di Simpang Empat Kasongan Bantul Yogyakarta, 1 Orang Terluka
Ternyata Ambulans Tidak Bawa Pasien saat Tabrak Sepeda Motor di Simpang Empat Kasongan Bantul Yogyakarta
Titik Penemuan Pelajar Asal Semarang yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Watu Kodok Gunungkidul Yogyakarta
Tersangka Kasus Mafia Tanah Mbah Tupon Bantul Yogyakarta Hanya Dikenai Wajib Lapor, Kok Bisa?
Mahasiswi Sleman Yogyakarta Jadi Korban Pemerasan Modus Kerja Jadi Pacar Sewaan
5 Fakta Mahasiswa Sleman Yogyakarta Jadi Korban Pacar Sewaan, Korban Diperas hingga Diancam Disebarkan Video Call Seks
Tega! Seorang Ayah Cabuli Anak Kandung di Gunungkidul Yogyakarta, Kasus Dilaporkan Sang Istri