"Setelah bayi tersebut lemas dan meninggal, dimasukkan ke dalam plastik warna lurik."
"Kemudian dimasukkan ke dalam jok motor," kata Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy di Aula Condrowulan Polres Semarang, Rabu 15 Mei 2025.
AKBP Ratna Quratul Ainy menuturkan saat mencari lokasi untuk membuang bayi, pelaku menemukan jaket warna hitam.
Pelaku kemudian menggunakan jaket itu untuk membungkus jenazah bayi lengkap dengan ari-ari dan dimasukkan ke plastik.
Mayat bayi dalam plastik motif lurik itu kemudian ditemukan tukang rosok, Sutrisno (56) pada 6 Mei 2025.
Sutrisno merasa curiga melihat bungkusan di pinggir jalan.
Awalnya, jenazah dalam plastik itu dikira bungkusan botol bekas.
Saat dibuka, terlihat kepala bayi yang sudah tewas.
Sutrisno kemudian melaporkan temuannya ke Polsek Tengaran.
AKBP Ratna Quratul Ainy menjelaskan P memiliki suami namun rumah tangganya tidak harmonis.
Pelaku P menjalin hubungan dengan rekan kerja di pabrik yang menolak bertanggung jawab.
"Dia sudah dua kali menikah, namun tak harmonis dengan suaminya."
"Dia menjalin hubungan perselingkuhan dengan rekan satu pabriknya."
Artikel Terkait
Pergi Mancing, Pria 27 Tahun di Mrebet Purbalingga Ditemukan Tewas di Sawah, Sepeda Motor Terparkir di Tepi Jalan
2 Orang Ditangkap Polisi Purbalingga Gegara Nekat Mencuri Congkel Jendela Rumah, Ngaku Butuh Uang untuk Bayar Pinjol dan Berobat Ibunya
Penggerebekan Judi Sabung Ayam di Pasar Wairkoja Sikka NTT, 3 Pelaku Diringkus Polisi, Ini Sederet Barang Buktinya
Mei 2025 Kemenag Lantik 71.010 PPPK 2024 Secara Serentak, Ada Aksi Tanam Pohon, Catat Tanggalnya!
2 Remaja Nekat Curi Cabai di Kebun Warga Getasan Semarang, Ngaku Pelajar dan Hanya Diasuh Neneknya, Begini Endingnya