Setelah berhasil ditemukan, keempat wisatawan itu diarahkan untuk kembali ke penginapan mereka di Budi Sun, Desa Wairbleber, Kecamatan Waigete untuk beristirahat.
Kapolsek Waigete mengimbau seluruh wisatawan khususnya WNA, agar mematuhi aturan dan prosedur keselamatan yang berlaku di setiap lokasi wisata, terutama kawasan beresiko tinggi seperti gunung api aktif.
"Kami mengapresiasi kerja sama yang baik dari Pokdarwis dan masyarakat sekitar. Ke depannya, kami akan perketat pengawasan dan edukasi kepada wisatawan agar kejadian serupa tidak terulang, " ujar Aipda Peres N Baitanu, KSPKT I Polsek Waigete.***
Artikel Terkait
Virus ASF di Sikka NTT Meningkat, 11 Kecamatan Terdampak, 500 Babi Alami Kematian
Aksi Bejat Guru SD PPPK di Sikka NTT Diduga Cabuli 8 Siswinya, Ancam Korban Akan Kurangi Nilai Kalau Ngadu
Pria dan Wanita Ditangkap Polisi Polres Sikka Gegara Narkotika Jenis Sabu, 2 Pelaku Dibekuk di Lokasi Berbeda
Bikin Resah Warga, Aksi Balap Liar di Jalan El Tari Maumere NTT Dibubarkan Polres Sikka dan Polsek Alok
Penemuan Mayat Laki-laki Mengapung di Perairan Teluk Maumere Sikka, Diduga Terseret Arus
4 Fakta Penemuan Jasad Laki-laki Mengapung di Perairan Teluk Maumere Sikka, Keluarga Tolak Autopsi hingga Korban Sudah Pikun
Judi Dadu di Pasar Alok NTT Dibubarkan, Para Pelaku Kabur, Polres Sikka Perketat Pengawasan
Aksi Tawuran Sekolompok Pemuda dari 2 Kampung di Sikka NTT, Begini Endingnya
Andalkan Google Maps, 4 Warga Negara Prancis Tersesat di Gunung Egon Sikka, Polisi dan Pokdarwis Lakukan Pencarian
Tragis! Nenek 72 Tahun di Sikka NTT Tewas Kesetrum saat Memasak Bubur untuk Cucunya, Jasad Korban Ditemukan oleh Anaknya yang Baru Pulang Kerja