Kamis, 4 Juni 2026

Polsek Waigete Gerak Cepat Melakukan Pencarian Empat Wisatawan Asing Asal Perancis yang Tersesat di Gunung Api Egon Kabupaten Sikka

Photo Author
Nova Kurniawati, Portaloka
- Minggu, 13 April 2025 | 15:02 WIB
Evakuasi empat Wisatawan Asing Asal Perancis yang Tersesat di Gunung Api Egon Kabupaten Sikka  (tribratanewssikka.com)
Evakuasi empat Wisatawan Asing Asal Perancis yang Tersesat di Gunung Api Egon Kabupaten Sikka (tribratanewssikka.com)

SIKKA, PORTALOKA.ID - Pada Jumat, 11 April 2025,malam, dilaporkan ada empat orang wisatawan Warga Negara Asing asal Perancis yang tersesat.

Wisatawan itu tersesat saat melakukan pendakian di kawasan Wisata Alam Gunung Api Egon, Desa Egon Buluk, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Awalnya pada pukul 19.30 WITA, Polsek Waigete menerima laporan dari Paulus Gusti Sumarni (36), seorang sopir yang berasal dari Waira, Desa Waiara, Kecamatan Kewa Pante, Kabupaten Sikka.

Yang menjelaskan bahwa ada WNA asal Perancis yang berjumlah 4 orang yang melakukan pendakian Gunung Api Egon yang diduga tersesat saat akan kembali pulang.

Baca Juga: Lansia Asal Klaten Tewas Usai Tabrakan dengan Truk Tronton di Prambanan Sleman Yogyakarta

Menindaklanjuti laporan tersebut, personil Polsek Waigete, Polres Suka bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Ego Buluk melaksanakan pencarian terhadap wisatawan yang dikabarkan hilang tersebut.

Tim gabungan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 20.30 WITA, dan langsung melakukan pencarian di jalur pendakian.

Setelah melakukan pencarian selama sekitar 3 jam, pada pukul 23.45 WITA, keempat wisatawan tersebut berhasil ditemukan di sebelah selatan badan Gunung Api Egon dalam kondisi selamat.

Adapun identitas wisatawan yang tersesat itu sebagai berikut:

Baca Juga: Begini Kata Walid Soal Serial Bidaah yang Viral di Berbagai Negara karena Adegan Berani: Bukan Semata Karena Cerita

1. Fanny Briens (32)
2. Brice Kermarec (32)
3. Juliette Kermarec (29)
4. Paul Mathieu (29)

Sebelumnya wisatawan tersebut telah diarahkan oleh GAIT agar saat melakukan pendakian ke Gunung Api Egon harus menggunakan pemandu lokal.

Namun keempat wisatawan tersebut tetap melakukan pendakian tanpa didampingi oleh pemandu lokal, dan hanya mengandalkan Google Maps.

Saat menuruni gunung, para wisatawan tersebut kehilangan arah dan tidak dapat menemukan jalur kembali, sehingga tersesat di area lereng yang cukup sulit dijangkau.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X