Minggu, 12 Juli 2026

Penyebab BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Tsunami saat Lebaran 2025 di Yogyakarta dan Imbauannya

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 16 Maret 2025 | 18:15 WIB
Ilustrasi - BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami di sekitar Bandara NYIA Kulon Progo pada Lebaran 2025 (Unsplash/Jeffrey Thümann)
Ilustrasi - BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami di sekitar Bandara NYIA Kulon Progo pada Lebaran 2025 (Unsplash/Jeffrey Thümann)

KULON PROGO, PORTALOKA.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi risiko tsunami di sekitar Bandara New Yogyakarta International (NYIA), Kulon Progo, Yogyakarta, terutama saat musim mudik Lebaran 2025.

Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa peringatan ini bukan berarti masyarakat perlu panik, melainkan lebih kepada kesiapsiagaan.

Hal itu disampaikan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta pada 11 Maret 2025.

"Titik risiko yang perlu diwaspadai salah satunya, ya, jalan underpas lintas selatan Bandara Yogyakarta di Kulon Progo. Underpas di situ adalah zona rawan tsunami," ujar Dwikorita, dikutip pada Sabtu, 15 Maret 2025.

Baca Juga: Melihat Keseruan 'Kapan Lagi Buka Bareng BRI Festival 2025' di GBK, Sejumlah Musisi Ternama Turut Hadir

Langkah Mitigasi yang Disarankan BMKG

Untuk menghadapi potensi risiko tersebut, BMKG menyarankan penerapan skema buka-tutup lalu lintas di ruas masuk ke jalan underpass di sekitar Bandara NYIA.

Skema ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di dalam terowongan yang bisa menjadi titik berisiko saat evakuasi.

"Skema buka-tutup itu pada ruas masuk ke jalan underpass yang berupa terowongan, sekaligus menyosialisasikannya sejak dini ke masyarakat," jelas Dwikorita.

Baca Juga: BMKG Minta Masyarakat Waspada Adanya Potensi Tsunami di Sekitar Bandara NYIA saat Lebaran 2025, Ini Titik Lokasinya

Selain itu, ia menegaskan bahwa sistem buka-tutup ini harus berfungsi optimal tanpa kendala teknis.

"Mohon dipastikan dari Kementerian PUPR karena gate buka-tutupnya itu jangan sampai macet, karena kalau macet tidak bisa buka atau tidak bisa nutup. Nanti mobil-mobil akan terjebak di dalam terowongan itu saat evakuasi tsunami," ujarnya.

Peningkatan Jumlah Pemudik dan Tantangan Evakuasi

Peringatan BMKG ini semakin penting mengingat jumlah pemudik tahun ini diperkirakan meningkat signifikan.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X