SUKABUMI, PORTALOKA.ID - Praktik kecurangan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kembali terbongkar!
Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap manipulasi takaran bahan bakar di sebuah SPBU di Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Modus yang digunakan pun cukup canggih, yakni dengan memasang alat tambahan pada dispenser pompa BBM agar konsumen menerima takaran yang lebih sedikit dari yang seharusnya.
Terungkap dari Laporan Masyarakat
Kasus ini mulai terungkap pada 9 Januari 2025 setelah tim dari Subdit 1 Dittipidter Bareskrim Polri bekerja sama dengan Direktorat Metrologi Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan serta PT Pertamina Patra Niaga melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU 34-43111, Kecamatan Baros, Sukabumi.
Dari hasil pengujian dengan Bejana Ukur Standar 20 liter, ditemukan bahwa empat dispenser di SPBU tersebut mengurangi takaran BBM antara 400 ml hingga 600 ml per 20 liter.
Padahal, batas toleransi yang diperbolehkan hanya 100 ml per 20 liter.
Praktik curang ini dilakukan pada bahan bakar jenis Bio Solar, Pertalite, dan Pertamax.
Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Wali Kota Semarang dan Suami Ditangkap KPK
Kerugian Masyarakat Mencapai Rp1,4 Miliar per Tahun!
Dari hasil penyelidikan, diperkirakan total kerugian yang dialami konsumen akibat kecurangan ini mencapai Rp1,4 miliar per tahun.
Polri pun langsung meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dan menetapkan Direktur PT PBM, RUD, sebagai terlapor yang berpotensi menjadi tersangka.
Pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, khususnya Pasal 27 yang melarang pemasangan alat tambahan pada alat ukur yang telah ditera, serta Pasal 32 ayat (1) yang mengancam pelanggar dengan hukuman penjara maksimal satu tahun dan/atau denda hingga Rp1 juta.
Artikel Terkait
Komplotan Perampok Modus Pecah Ban di Banyumas Gasak Uang Rp250 Juta, 6 Pelaku Ditangkap di Boyolali, 8 Masih Buron
Nanjak Sendirian, Begini Kondisi Terkini Pemuda Sleman Yogyakarta Jatuh ke Jurang 50 Meter di Gunung Merapi Klaten Usai Dievakuasi
Modal di Bawah 50 Ribu, Untung Jutaan! Rahasia Bisnis Kue Kacang Laris Manis Saat Ramadhan dan Lebaran
Bermula dari Kecurigaan Masyarakat, Polisi Berhasil Amankan 63 Paket Sabu dari Jaringan Pengedar Narkoba di Banyuwangi
Kondisi Pemuda Asal Sleman Yogyakarta saat Dievakusi Tim SAR, Nyangkut di Jurang Gunung Merapi Kemalang Klaten, Sendirian Bawa Perlengkapan Camping
Cuma 3 Bahan! Resep Jiggly Silky Pudding Balls, Sekali Gigit Auto Nagih, Cocok Buat Ide Jualan Takjil Ramadhan