ragam

Tradisi Mapag Ramadhan di Kabupaten Ciamis, Menguak Tradisi Nyepuh (Part 2)

Kamis, 20 Februari 2025 | 08:05 WIB
Masyarakat Panjalu, Ciamis menggelar tradisi Nyepuh menjelang datangnya Ramadhan (Portaloka.id/Bang Sufi)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Mapag Ramadhan di bekas Kerajaan Galuh diekpresikan dengan pelajaran siloka.

Setiap daerah punya tradisi menyampaikan ajaran suci dalam menyambut Ramadhan.

Di Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Ciamis, masyarakat melaksanakan tradisi Nyepuh, Senin, 16 Februari 2025.

Ini esensinya adalah ziarah kubur dan Mapag Ramadhan tapi dikemas dalam ajaran budaya leluhur.

Baca Juga: Menilik Tradisi Munggahan dalam Balutan Tradisi Syiar Islam di Tatar Galuh Ciamis - Part 1

Masyarakat Ciomas biasanya menggelar adat Nyepuh di Makam Penghulu Gusti, salah satu penyebar Islam dari Kesultanan Cirebon.

Eyang Penghulu Gusti seorang waliyullah penyebar Islam yang berdakwah melalui jalur tasawuf dan pertanian.

Untuk mengenang perjuangan Eyang Penghulu Gusti, warga Ciomas bersama juru kunci Emak Maryam setiap menjelang Ramadhan menggelar upacara adat Nyepuh.

Dalam bahasa modern Nyepuh adalah proses transformasi perjalanan manusia menuju kematangan.

Baca Juga: Penyuluh Agama KUA Kecamatan Panjalu Ciamis Napak Tilas Karuhun Penyebar Islam

Menziarahi makam Eyang Penghulu Gusti adalah mereguk energi sepuh, kekuatan anak cucu disipuh agar matang jiwanya.

Ajaran ini disimbolkan dengan prosesi Nalekan, sebuah proses mengenali diri. Dilaksanakan pada malam hari menjelang upacara Nyepuh.

Tradisi Nyepuh masyarakat Panjalu di makam penyebar Islam (Portaloka.id/Bang Sufi)

Kemudian masyarakat Ciomas bersedekah makanan sepincuk kecil dan aneka lauk pauk. Semua jenis makanan jadul disajikan di area makam.

Halaman:

Tags

Terkini