Alumni SMSR Yogyakarta itu mengaku, dirinya lebih cenderung menciptakan karya realis-kontemporer.
"Saya alirannya realis kontemporer, menciptakan gambar dari apa yang saya lihat di jalan, lalu dituangkan dalam bentuk karya lukis," ungkap Mikail dalam kesempatan yang sama.
Mikail menyebut, ITB menjadi kampus impiannya sejak sekolah dan berharap teman-temannya bisa turut mencapai mimpinya dengan disiplin dalam berkarya.
"Masuk ITB ini tentu menjadi berkah, karena impian saya sejak sekolah," terang Mikail.
"Semoga teman-teman yang lain juga bisa, dengan terus disiplin dan konsisten dalam berkarya, jangan malas-malasan," tandasnya.***