PORTALOKA.ID - Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP dan MTs sudah di depan mata.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan jadwal TKA SMP/MTs pada 6-16 April 2026.
Sebelum mengikuti TKA, sebaiknya memanfaatkan waktu untuk belajar mengerjakan soal.
Salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam TKA SMP/MTs adalah Bahasa Indonesia.
Untuk itu, kamu bisa belajar mengerjakan soal TKA Bahasa Indonesia sebagai persiapan jelang ujian.
Di artikel ini disajikan contoh soal TKA Bahasa Indonesia lengkap dengan kunci jawabannya.
Berikut 10 contoh soal yang bisa kamu kerjakan untuk latihan Tes Kemampuan Akademik.
1. Bola Bekel Dinda
Sarah baru pulang sekolah. Ia berniat menuju ke kamar. Di ruang keluarga, terlihat Mama sedang asyik mengobrol dengan Tante Mira. Mbok Ginah datang untuk mengantarkan makanan dan minuman.
Mama memanggil Sarah saat melihat kedatangannya.
Sarah menghampiri Mama dan memberi salam kepada Tante Mira.
“Kak Sarah!” tiba-tiba Dinda, anak Tante Mira, memanggilnya. Gadis kelas 5 SD itu tersenyum lebar.
“Kak Sarah! Ayo, temani aku main bekel!” ajak Dinda.
“Bekel?” tanya Sarah sambil mengernyitkan dahinya.
“Kak Sarah sudah SMP, tapi tidak tahu bekel?” Dinda balik bertanya.
Dinda memperlihatkan mainan yang diletakkannya di lantai.
“Ini namanya bola bekel,” jelas Dinda sambil mengambil satu bola karet kecil.
“Nah, kalau yang ini, namanya biji bekel,” tambahnya seraya meraup enam mainan kecil berbentuk unik yang terbuat dari logam.
Sarah ikut memegang dan mengamati bola bekel beserta biji bekelnya.
“Aku sering memainkannya bersama Mama. Kata Mama daripada main game online,” cerita Dinda.
Deg! Sarah serasa ditampar. Ucapan Dinda itu benar.
“Ajarin Kak Sarah cara main bekel, dong!” pinta Sarah, menutupi rasa malunya.
“Begini caranya, Kak!” Dinda bersemangat mengajari Sarah.
“Aku coba, ya!” pinta Sarah. Dia penasaran.
Pertama kali melontarkan bola bekel, Sarah sudah harus mengambilnya ke ruang tamu. Bola bekel itu menggelinding ke sana. Namun, Sarah jadi makin penasaran dan mencoba terus walaupun gagal berkali-kali. Dinda bertepuk tangan menyemangati Sarah.
“Susah juga, ya!” ujar Sarah.
“Nanti lama-lama juga bisa, Kak!” kata Dinda.
Sarah berniat mencari informasi lebih jelas tentang permainan ini. Dia akan belajar main bekel sampai bisa. Dinda saja bisa, dia juga pasti bisa.