CIAMIS, PORTALOKA.ID - Universitas Galuh (Unigal) Ciamis menggelar Wisuda ke-42 dan ke-43 Kamis dan Sabtu dengan penuh khidmat, 6 November 2025.
Pada Kamis Sebanyak 714 wisudawan resmi dilantik, mengusung tema besar “Nilai luhur Budaya Kagaluhan sebagai akar Kepemimpinan Etis (Ethical Leadership) Untuk mencapai Indonesia Emas 2045”.
Rektor Universitas Galuh Prof. Dr. Dadi, M.Si. menyampaikan, tema ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa tidak hanya bertumpu pada kecerdasan intelektual, tetapi juga moralitas dan integritas pemimpin masa depan.
“Kepemimpinan etis harus menjadi fondasi dalam setiap langkah pembangunan. Kekuasaan digunakan untuk melayani masyarakat, bukan kepentingan pribadi,” ujarnya.
Prof. Dadi menambahkan, wisudawan Unigal harus berperan sebagai individu berintegritas, profesional beretika, dan agen perubahan sosial yang memperjuangkan keadilan.
“Kemajuan ekonomi harus dibangun di atas dasar moral yang kuat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Galuh dr. Hj. Pupung Oprianti, M.Kes. mengapresiasi kerja keras seluruh wisudawan dan orang tua. Ia menegaskan, wisuda bukan akhir perjalanan, tetapi awal tanggung jawab sosial.
“Universitas Galuh akan terus memperkuat tata kelola dan mutu pendidikan, agar melahirkan lulusan berkarakter dan siap bersaing,” ujarnya.
Baca Juga: SMK Miftahussalam Ciamis Raih Juara 3 Olimpiade Ekonomi dan Akuntansi SMA/SMK Tingkat Jawa Barat
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar-Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., turut hadir dan memberikan apresiasi. Ia menyebut Unigal sebagai kampus yang potensial menjadi pusat konservasi dan budaya di Indonesia.
“Universitas Galuh luar biasa. Kami berharap Unigal menjadi Kyoto University-nya Indonesia,” tuturnya.
Namun, Lukman juga mengingatkan tantangan besar di era disrupsi digital. “Setiap tahun ada lebih dari 214 ribu wisudawan di Jabar-Banten. Persaingan kerja makin ketat, sehingga lulusan harus adaptif dan cerdas memanfaatkan teknologi,” pesannya.
Prestasi cemerlang Unigal 2025