PORTALOKA.ID - Bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) 2025 akan segera disalurkan oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama.
Hal ini terungkap dalam Koordinasi KIP Kuliah yang diselenggarakan forum Wakil Rektor/Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia bekerjasama dengan UIN Mataram, di Mataram.
Kepala Puspenma, Ruchman Basori mengatakan pemerintah akan menyalurkan dana sebanyak Rp1,7 miliar untuk program tersebut.
Besaran ini telah disiapkan untuk 25.964 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).
"Total anggaran yang disalurkan sebanyak Rp171.362.400.000 untuk mahasiswa PTK binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, dan Bimas Buddha," terang Ruchman.
Sebagai infoirmasi, KIP Kuliah merupakan bantuan yang diberikan kepada anak-anak bangsa yang kurang mampu secara ekonomi dan berpotensi untuk melanjutkan studi pada perguruan tinggi.
KIP ini tentunya bisa jadi solusi di tengah keterbatasan ekonomi yang dialami masyarakat.
“Kehadiran negara sangat penting di tengah keterbatasan ekonomi masyarakat untuk meraih mimpi-mimpi mahasiswa," tegasnya.
Menariknya mulai 2025, program ini ditangani oleh Pispenma.
Diketahui sebelumnya penanganan Kuota KIP Kuliah, dilakukan Unit Eselon I yang membidangi Perguruan Tinggi Keagamaan.
Adapun 25.964 mahasiswapenerima KIP itu terdiri atas 21.490 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (16.600 PTKIN dan 4.980 PTKIS).
Di samping itu, ada 2.537 mahasiswa PTK binaan Ditjen Bimas Kristen, 770 mahasiswa PTK binaan Ditjen Bimas Katolik, 320 mahasiswa PTK binaan Ditjen Bimas Buddha, dan 855 mahasiswa PTK binaan Ditjen Bimas Hindu 855.***