Ia menjelaskan perbedaan antara barak anak-anak nakal yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan siswa-siswi MAN 2 Kota Bandung.
"Kalau KDM Bapak Aing, anak-anak yang nakal dibawa ke barak, tapi kalau siswa-siswi MAN 2 ke barak bukanlah anak yang nakal, tapi akan meningkatkan kesholehan anak kami," tuturnya.
Mas'an Hardana berharap, murid MAN 2 Kota Bandung menjadi anak-anak yang berkarakter.
"Semoga anak-anak MAN 2 ini manjadi anak-anak yang cerdas, anak-anak yang Sholeh dan anak yang terampil. Itulah karakter yang akan dibangun oleh MAN 2 Kota Bandung," tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Komite juga mengucapkan terimakasih atas peranan Kapten Supriyadi dari Yonzipur 9/para sebagai pembina pendidik karakter dan juga Indri sebagai bendahara, serta komite dan panitia PPK.***