PORTALOKA.ID - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 sudah dimulai.
Sekolah negeri, baik SMA maupun SMK sudah mulai membuka pendaftaran murid baru.
Selain negeri, sekolah-sekolah swasta juga sudah membuka penerimaan murid baru.
Sedikit berbeda dengan negeri, pendaftaran di SMA dan SMK swasta lebih simpel dengan proses yang cepat.
Tak mengherankan jika sekolah swasta juga menjadi primadona bagi calon murid baru.
Di samping itu, dari segi kualitas dan fasilitas, SMA dan SMK swasta juga tidak kalah dengan sekolah negeri.
Sementara dari segi prestasi, tidak sedikit murid SMA maupun SMK swasta yang berprestasi, baik di tingkat nasional bahkan internasional.
SMK Swasta Favorit di Jogja
Bagi yang ada di Kota Yogyakarta, ada banyak SMK swasta bisa menjadi pilihan selain negeri.
Baca Juga: TOP 10 SMK Berprestasi di Yogyakarta, Bisa jadi Pilihan Utama untuk SPMB 2026
Beberapa di antaranya merupakan SMK swasta favorit. Hal itu dapat dilihat dari jumlah murid di sekolah tersebut.
Berikut rekomendasi SMK swasta di Jogja dengan jumlah murid terbanyak, pilihan terbaik pada SPMB 2026.
1. SMK SMTI YOGYAKARTA
Artikel Terkait
Menilik Gaji Jogja dalam Dolar Amerika Berdasarkan UMK 2026, Hitung Gajimu Sekarang!
Sufmi Dasco Imbau Masyarakat Jual Dolar, Pekan Depan Rupiah Diprediksi Lebih Menguat
Begini Tanggapan Sufmi Dasco Ahmad soal Pembelian Saham BCA
SELAMAT! MI Bojongsari Maleber Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Ciamis, Siap Melaju ke Tingkat Nasional
Bertemu PGMM dan GM Pro, Ketua Baleg DPR Beberkan Perkembangan Terbaru Tuntutan Guru Madrasah dan Sekolah Swasta
Perkuat Kompetensi dan Silaturahmi, MGMP PAI MTs se-Kabupaten Bondowoso Teguhkan Kurikulum Berbasis Cinta
Jembatan Kaca Bromo Siap Dikunjungi Wisatawan pada Musim Libur Sekolah 2026
Kepala BGN Nanik Deyang Bakal Setop Distribusi MBG ke Sekolah Elite, 'Refocussing' Jadi Alasannya
Bahaya Negara Terus Menerus Menganaktirikan Kesetaraan dan Kesejahteraan Guru Madrasah Swasta
Mendagri Sodorkan 3 Solusi Strategis Agar PPPK Tak Diberhentikan di Tengah Pembatasan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen