Minggu, 19 Juli 2026

Puluhan Guru Madrasah Aliyah di Ciamis Ikuti Pelatihan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 13 Oktober 2025 | 15:56 WIB
H Asep Saepuloh menyampaikan materi kepada puluhan guru madrasah aliyah di pelatihan KBC dan Deep Learning (Portaloka.id/Arman)
H Asep Saepuloh menyampaikan materi kepada puluhan guru madrasah aliyah di pelatihan KBC dan Deep Learning (Portaloka.id/Arman)

⁠4. Cinta kepada Diri dan Sesama

5. Cinta kepada Tanah Air

Baca Juga: BRI Hadirkan Musik Kelas Dunia Konser Babyface, Raisa hingga Marcell Siap Meriahkan Panggung, Ada Penawaran Eksklusif BRImo Diskon 25 Persen

Dalam materinya, Asep Saepuloh juga menjelaskan salah satu tujuan KBC adalah menuju madrasah berbasis cinta.

Para guru dan pemateri berfoto bersama usai pelatihan KBC dan Deep Learning (Portaloka.id/Arman)

Keberhasilan implementasi KBC dapat diukur melalui tiga indikator utama, yakni:

- Madrasah ramah anak, yaitu lingkungan belajar yang aman dan toleran.

- Murid sejahtera secara mental dan spiritual

- Madrasah ramah lingkungan yang mencakup lingkungan belajar yang lestari, bersih, dan rapi.

Baca Juga: 18 Madrasah Aliyah Swasta di Ciamis Terakreditasi A, Rekomendasi SPMB Jabar 2025

Asep berharap dengan adanya pelatihan ini guru dapat memahami kurikulkum deep learning dan kurikulum berbasis cinta.

"Karena kurikulum ini memiliki ciri tersendiri yang berbeda dengan kurikulum sebelumnya, hal itu berimbas pada penyusunan administrasi perencanaan pembelajaran guru. Maka di akhir pelatihan ini berharap guru mampu menyusun rencana pembelajaran yang sudah terinsersi kurikulum berbasis cinta dan deep learning di dalamnya," pungkasnya.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X