CIAMIS, PORTALOKA.ID - Puluhan Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PD PGIN) Kabupaten Ciamis mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, Kamis, 2 Oktober 2025.
Kedatangan rombongan guru-guru inpassing ini untuk menyampaikan aspirasi soal nasib mereka di masa depan.
Pasalnya beberapa regulasi pemerintah pusat semakin tidak jelas dan tak memberikan perlindungan nasib guru inpassing.
Menurut Plt Ketua PGIN Kabupaten Ciamis, Muchammad Irham Syaefulloh, S.Ag, kedatangan rombongan di Kemenag Ciamis untuk menyampaikan aspirasi agar perjuangan nasib anggota PGIN diteruskan ke Jakarta.
"Regulasi yang tidak jelas membuat kami kalah bersaing dengan guru-guru yang baru lulus. Seolah pengalaman kami selama puluhan tahun tidak menjadi pertimbangan," ujarnya.
Dikatakannya, PGIN menuntut kepada pemerintah pusat agar memberikan prioritas kepada guru inpassing dalam pengangkatan ASN PPPK dan PNS di madrasah swasta.
"Kami juga menuntut pengakuan agar masa kerja dan pengalaman mengajar dijadikan dasar dalam pertimbangan pengangkatan guru inpassing menjadi ASN," tambahnya.
Kemudian tuntutan terakhir, kata Irham, buka kembali lowongan guru inpassing agar para guru yang telah mengabdi puluhan tahun mendapatkan penghargaan yang sama.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Ciamis, Jajang Jamaludin, yang menerima aspirasi PGIN Ciamis mengatakan, pihaknya akan membantu menyalurkan aspirasi para guru inpassing yang tercatat sejak 2011.
"Regulasi tentang guru inpassing memang berubah-rubah. Bahkan program ini telah dihapus tapi pembayaran tunjangan masih jalan. Kemudian di Kementerian Agama pada tahun 2023 ada lagi pengangkatan guru inpassing," ujarnya.
Jajang meminta kepada PGIN Ciamis agar didata kembali siapa di antara guru inpassing yang belum berkesempatan diangkat menjadi PPPK atau PNS.
"Kami akan perjuangkan ke Jakarta," ujarnya.***
Artikel Terkait
Rekomendasi Kuliner Serba Ayam di Klaten Jawa Tengah, Ada Ayam Panggang Mbah Dinem hingga Mie Ayam All You Can Eat
Bicara Soal Reklamasi Tambang BUMN, Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto Ingatkan Orientasinya Jangan Hanya soal Bisnis
Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Bawah Umur di Jetis Bantul Yogyakarta, 2 Orang Terluka
Kumpulan Prompt Gemini AI untuk Edit Foto Pakai Baju Batik Dilengkapi dengan Caranya
5 Fakta Vario Tabrak Pejalan Kaki di Jetis Bantul, Pemotor Seorang Guru hingga Penyebab Laka Kurangnya Penerangan Jalan
Beat Tabrak Angkringan Barat BRI Pandak Bantul Yogyakarta, 2 Orang Terluka
Fakta-fakta Pemotor Tabrak Angkringan Barat BRI Pandak Bantul, Kelalaian Pengendara Beat hingga Kerugian Jutaan Rupiah
Gak Nyangka dari Nasi Bisa Bikin Kue Tradisional Seenak Ini, Resep Uli Nasi untuk Cemilan, Inspirasi Jualan Murah Meriah
Ide Jualan Modal Receh Untungnya Melimpah: Resep Cilok Pentol Tahu, Siap-Siap jadi Juragan!
Hadirkan 1.717 Siswa, C-Taditur KAI Commuter Raih Rekor MURI pada Kegiatan Sosialisasi Cinta Kereta