WONOGIRI, PORTALOKA.ID - Beberapa hari terakhir, media sosial dihebohkan dengan viralnya Pasar Dhoplang di Wonogiri.
Pasar ini merupakan wisata kuliner anti plastik dan bersuasana adat jawa ini terletak di Dusun Kembar, RT 02 RW 01 Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Pasar ini berdiri sejak 18 November 2018 yang diprakarsai oleh ibu-ibu Dasa Wisma dan bekerja sama dengan Karang Taruna.
Awalnya hanya 10 orang yang berjualan di pinggir jalan, akan tetapi sekarang sudah pindah ke lahan khusus dan telah berkembang menjadi 65 lapak.
Baca Juga: Peringati Hari Ibu 2024, BRI Salurkan Bantuan kepada Kelompok Usaha Wanita Yogyakarta
Pasar ini beroperasi mulai pukul 05.30 - 11.00 WIB.
Aneka menu makanannya ada sekitar 140-an jenis kuliner, namun tetap didominasi oleh makanan tradisional yang sehat dan alami.
Namun, bagi yang ingin jajanan modern, pasar ini juga menyediakan jajanan kekinian seperti bakso bakar, sosis bakar dan sejenisnya.
Pasar Dhoplang menghindari penggunaan bungkus plastik.
Penjual tidak menyediakan plastik, pengunjung juga dilarang membawa plastik ke dalam area pasar.
Makanan dibungkus dengan menggunakan daun jati atau daun pisang.
Ada juga hal unik di pasar Dhoplang yakni proses komunikasi selama di area pasar wajib memakai bahasa Jawa.
Para pengunjung akan disambut pengelola dan pedagang yang berbicara dengan bahasa krama inggil.