"Sabtu Minggu bisa 70 hingga 75 porsi sudah habis."
"Harganya 10 ribu, bubur senenjong dan es krim ketan hitam harga sama," imbuhnya.
Para pembeli yang datang biasanya dari wilayah lokal Klaten, Solo, Semarang hingga Yogyakarta.
Salah satu pengunjung, Yuliana Kusuma Dewi mengatakan, dirinya datang dari Solo bersama keluarga untuk mencicipi kuliner tradisional bubur senenjong.
Menurutnya, menikmati semangkok bubur senenjong seperti kembali ke masa lalu.
"Waktu kecil sering makan bubur dibuatin orang tua atau beli dipasar."
"Buburnya hampir sama seperti ini tapi sekarang sudah jarang."
"Bikin nostalgia waktu kecil, rasanya enak gurih dan manis juga dari kuahnya ini," ucap Yuliana Kusuma Dewi kepada Portaloka.id, Rabu, 2 Juni 2025.
Yang paling menarik dari warung ini adalah, para pembeli bisa menikmati bubur senenjong di aliran sungai yang jernih disertai suara gemercik air.
Sehingga, tak hanya menikmati kelezatan bubur senenjong, tapi juga bisa sekaligus wisata alam.