Seperti unggahannya pada 28 Mei 2024 lalu.
Saat itu Intan Nabila mengunggah video konten yang seolah menyindir seseorang yang ingin merebut suaminya.
"Rebut saja suaminya, istrinya kan lagi hamil. Silahkan kalau dia mau mba," tulis Intan Nabila dalam konten yang dibuatnya.
Video itu mendapat banyak komentar dari warganet.
Ada komentar dari salah seorang warganet yang ditanggapi langsung oleh Intan Nabila.
"Terlepas dari konten. Manusia ga ada yang tau kan, ntar amit-amit beneran berpaling hati suaminya (terlepas mbanya cantik atau apapun itu) apa ga nyesel ya. Dan jangan salahin suaminya juga ntar kalo beneran terjadi, doa istrinya sendiri yang kayak gitu," komentar seorang warganet.
"Sebenernya konten ini bukan doaku kk hehe, aku selalu berharap dijauhkan dari orang-orang yang berkhianat, dan selalu dibersamai orang-orang terkasih. Media sosial ini mewakili seluruh kehidupanku ka.
Banyak hal yang orang gatau tentang kehidupan pribadiku, konten ini hanya pelepas penat dari realita hidup, ada yang bilang "nanti diambil beneran nangesss" udah ka, udah nangesss aku sendirian, ngelewatin badai itu lagi hamil, ini cuma sedikit pelampiasan, mungkin konten seperti ini kedepannya akan aku pikirkan lagi untuk dipost.
Terimakasih ya semua yang sudah mengingatkan," tanggapan Cut Intan Nabila.
Balasan dari Intan Nabila itu disukai lebih dari 16 ribu kali dan video konten itu kembali ramai jadi sorotan. ***
Artikel Terkait
Resep Sambal Goreng Cumi Asin yang Menggugah Selera, Auto Nambah Nasi Putih, Cara Bikinnya Gampang dan Cepat
Resep Biji Salak Labu Kuning yang Lembut dan Manis Lengkap dengan Kuah Santan, Enak Disajikan saat Kumpul Keluarga di Akhir Pekan
BPIP Unggah Video Gladi Bersih Disaksikan Presiden Jokowi, Ada Paskibraka Pakai Jilbab, Warganet Kawal sampai Hari H: Masih Ada Waktu!
Perlakuan Manis Armor Toreador Pasca Kelahiran Anak Kedua, Cut Intan Nabila: Super Daddy Banget
Usung Konsep Bangunan Limasan, Beautifikasi Stasiun Klaten Dimulai, Pelayanan pada Pelanggan Tetap Normal Tidak Ada Penyesuaian
Meriahkan HUT RI ke-79, Warga Desa Kokosan, Prambanan, Klaten, Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 325 Meter Tanpa Putus Mengelilingi Kampung