Baca Juga: 5 Manfaat Mengkonsumsi Jahe, Memperkuat Kekebalan Tubuh hingga Melawan Proses Penuaan
Film ini mengajak penonton merefleksikan arti memaafkan dan bertumbuh bersama luka yang pernah dialami.
Chemistry antar pemeran terasa mengalir, terutama antara Tawa dan geng stand-up-nya, Bintang Emon (Iyas), Enzy Storia (Adin), Arif Brata (Nasi), dan Gilang Bhaskara (Fachri) yang menghidupkan nuansa komedi film ini. Kehadiran Abdel Achrian, Nazira C. Noer, dan Mang Saswi turut menambah warna komedi dengan pendekatan yang berbeda.
Sementara itu, interaksi Tawa dengan Ibu Cantik (Marissa Anita) dan Keset (Teuku Rifnu Wikana) menghadirkan drama keluarga yang membumi — tentang relasi orang tua dan anak yang dipenuhi kesalahpahaman, rasa bersalah, dan kasih sayang yang sulit terucap.
“Di film ini, aku bisa berempati dengan apa yang dialami Tawa, tapi juga mencoba memahami posisi ayahnya, Keset,” kata Rachel Amanda.
“Semua karakter membawa emosi yang sangat manusiawi; dari marah, kecewa, dendam, sampai ke titik mencoba membuka pintu maaf. Aku berharap penonton tidak hanya terhibur, tapi juga keluar bioskop dengan perasaan yang berbeda setelah menonton,” tambahnya.
“Saya sudah lama berkolaborasi dengan Aco, dan sangat senang bisa kembali bekerja sama di film panjang pertamanya dengan dukungan BION Studios,” ujar produser Ajish Dibyo.
“Ini menjadi milestone penting, bukan hanya bagi Aco, tapi juga bagi saya, karena sejak awal berproses bersama kami memang memimpikan debut film panjang ini. Lewat Suka Duka Tawa, Aco menunjukkan pendewasaan yang kuat sebagai pembuat film,” sambungnya.
Tonton film Suka Duka Tawa di bioskop mulai 8 Januari 2026 di bioskop Indonesia.
Ikuti perkembangan terbaru dari film Suka Duka Tawa persembahan BION Studios dan Spasi Moving Image melalui akun-akun media sosial resmi.***
Artikel Terkait
Libur Sekolah Tiba, Ratusan Anak Mengikuti Kejuaraan Renang Bupati Cup 2025 di Kolam Renang Tirta Kamandanu Polanharjo Klaten
Viral Kepala BGN Main Golf di Tengah Derita Warga Sumatera Atasi Bencana, Kini Diklaim Bukan untuk Senang-senang?
3.211 Honorer Kabupaten Kediri Sudah Resmi jadi PPPK Paruh Waktu, Intip Perkiraan Gajinya
Penumpang Hari Kedua Nataru 2025/2026 Tembus Total 41.895 Pelanggan, Masih Tersedia 144.081 Tempat Duduk dari Daop 6 Yogyakarta
Akhiri Penantian Panjang, 7.036 PPPK Paruh Waktu Kota Depok Terima SK Pengangkatan, Wali Kota Singgung Soal Masa Berlaku SK
Pemprov Sulbar Bakal Cek Fisik 4.185 PPPK Paruh Waktu Sebelum Penandatanganan SK, Untuk Apa?
Fenomena Baju Donasi Banyak Menumpuk di Pinggir Jalanan Aceh, Warga Ungkap Alasannya
Pemkab Karanganyar Akhirnya Lantik 3.038 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Segini Kisaran Gaji
Sudah Resmi jadi PPPK Paruh Waktu Kabupaten Cirebon, Segini Estimasi Gaji Minimal dan Maksimalnya