Meskipun Rendy tidak membenarkan tindakan warga yang mengambil rendang sebelum waktunya, ia menilai konten Willie Salim telah menciptakan narasi yang merugikan Kota Palembang.
"Saya tidak membenarkan, saya tidak membela orang-orang yang mengambil rendang itu,” tegas Rendy.
“Tapi, sangat disayangkan hanya karena konten, Willie Salim tega membuat narasi seolah-olah Kota Palembang adalah kota yang rakus dan tamak sehingga banyak yang membully," ungkapnya.
Akibatnya, konten viral milik Willie menjadi sorotan karena dinilai dapat memicu stigma negatif terhadap warga Palembang dan menciptakan persepsi keliru di media sosial.***
Artikel Terkait
4 Fakta Kecelakaan Scoopy Tabrak Truk Parkir di Babarsari Sleman Yogyakarta, Penyebab Kecelakaan Karena Kelalaian Pemotor
Dibuka Fungsional, Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan Gratis Saat Mudik Lebaran Idul Fitri 2025
Tahun 2025, Upah Minimum Jawa Tengah Naik, Segini Besaran UMK Bulan April Wilayah Kebumen
HEBOH! Menteri PPN Sebut Makan Bergizi Gratis Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan, Netizen: Justru Bisa Kurang Gizi Karena...
Bank OCBC Siap Bantu UMKM dan Individu, Soal Kesehatan Finansial hingga Perkuat Transformasi Digital
Viral Gaji Staf SPPG Nunggak Selama 3 Bulan, Ketua BGN Minta Maaf dan Sampaikan Alasan Ini