Keduanya juga sama-sama bersenjatakan celurit panjang.
Sebelum terjadi perkelahian, korban dan pelaku sama-sama saling benturkan (tos) senjata tajam sebagai tanda duel bisa dimulai.
Saat dua pelajar itu saling serang dan bacok, teman-teman mereka melihat dan menyorakinya.
Setelah dua menit duel, korban tersungkur akibat luka bacok di punggung dan pinggang kiri.
Melihat hal itu, teman korban dan pelaku langsung melerainya.
"Saat korban lengah, pelaku bacok punggung dan pinggang kiri. Korban mundur lalu dilerai temannya masing-masing," ungkap Kombes M Syahsuddi.
Pelaku dan korban lalu saling bersalaman sebagai tanda berakhirnya duel.
Mereka kemudian meninggalkan lokasi duel.
Baca Juga: Polda Jateng Ringkus Pelaku Pencurian Mobil di Semarang, 3 Anggota Resmob Luka-Luka
Korban yang terkena bacok langsung dilarikan ke rumah sakit.
Nahas, nyawa korban tak dapat diselamatkan.
Mengetahui korban meninggal dunia, pelaku kemudian berusaha kabur ke tempat temannya di Tegal.
Pelaku akhirnya berhasil ditangkap pada Kamis, 13 Februari 2025.