"Dikarenakan alat dan kandungan oksigen tipis pemilik sapi naik kembali," ucapnya.
Sang pemilik pun akhirnya melaporkan insiden ini pada UPT Damkarmat (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) Gunungkidul.
8 petugas dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.
Masih kata Sumadi, proses evakuasi berjalan selama 5 jam.
Hal ini dipicu karena sulitnya medan evakuasi.
"Sampai lokasi, petugas langsung melakukan evakuasi, tapi karena sulitnya medan evakuasi berlangsung selama lima jam atau selesai jam setengah dua siang," katanya.
Akhirnya sapi berhasil diangkat meski sudah dalam kondisi mati.
Sumadi melanjutkan, hal ini terjadi karena sapi diduga kekurangan oksigen.
"Dan di dalam sumur minim oksigen, jadi penyebab matinya sapi diduga karena kekurangan oksigen," pungkasnya.***