"Dikarenakan alat dan kandungan oksigen tipis pemilik sapi naik kembali," ucapnya.
Sang pemilik pun akhirnya melaporkan insiden ini pada UPT Damkarmat (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) Gunungkidul.
8 petugas dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.
Masih kata Sumadi, proses evakuasi berjalan selama 5 jam.
Hal ini dipicu karena sulitnya medan evakuasi.
"Sampai lokasi, petugas langsung melakukan evakuasi, tapi karena sulitnya medan evakuasi berlangsung selama lima jam atau selesai jam setengah dua siang," katanya.
Akhirnya sapi berhasil diangkat meski sudah dalam kondisi mati.
Sumadi melanjutkan, hal ini terjadi karena sapi diduga kekurangan oksigen.
"Dan di dalam sumur minim oksigen, jadi penyebab matinya sapi diduga karena kekurangan oksigen," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Harley Davidson Tabrak Vario di Ring Road Sewon Bantul Yogyakarta, 1 Balita Terluka
Gelar Aksi Damai Setelah 4 Tahun Tukin ASN Tak Kunjung Dibayarkan, Selama Ini Dosen ISI Yogyakarta Hanya Terima Gaji UMR
Ini Isi Tuntutan Dosen ASN ISI Yogyakarta Agar Tukin Segera Dibayarkan: Ketidakpahaman Pejabat Bukan Alasan
Ditemukan Mayat Wanita di Sebuah Rumah Kawasan Kasihan Bantul Yogyakarta, Ditutup Selimut Merah dan Terdapat Pewangi Pakaian di Atas Jasad
Tolak Hubungan Badan dan Hendak Ajukan Cerai, Seorang Istri Dilinggis Suami di Bantul Yogyakarta, Jasad Tertutup Kain Merah
Watiyem Pamit Keluarga Kulon Progo untuk Bekerja, Motor Dititip Rumah Sahabat Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Suaminya di Bantul Yogyakarta
Kronologi Agus Pukul Kepala Watiyem dengan Linggis di Bantul Yogyakarta, Korban Hendak Pakai Jilbab
3 Mobil Kecelakaan di Jalan Yogyakarta-Wates Kulon Progo, Semua Kendaraan Ringsek Parah
Toyota Avanza Tabrak Pembatas Jalan di Kalasan Sleman Yogyakarta, Mobil Rusak Parah, 4 Orang Terluka