berita

Tim Gabungan Polres Pekalongan Evakuasi Korban Longsor di Petungkriyono, 17 Orang Meninggal Dunia

Rabu, 22 Januari 2025 | 08:13 WIB
Tim gabungan evakuasi korban longsor di Pekalongan. (Istimewa)

PEKALONGAN, PORTALOKA.ID - Hujan deras yang mengguyur sejak Senin, 20 Januari 2025, sore hingga malam hari, mengakibatkan longsor di wilayah Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Setidaknya terdapat sebelas titik longsor di wilayah tersebut, yang meliputi, Dukuh Cokrowati Desa Kasimpar, Dukuh Kasimpar, Dukuh Dranan, Desa Yosorejo, Dukuh Mudal Desa Yosorejo, Dukuh Garung Desa Yosorejo, dan Jalan Dukuh Mudal - Si Kucing Desa Yosorejo.

Serta Jalan Dukuh Si Kucing arah Gumelem, Jalan Rejosari - Tlogo - Si Kucing, Jembatan Sawangan Ronggo Tlogopakis, Dukuh Kambangan Desa Tlogopakis, dan Jembatan kali Welo Dukuh Tembelang.

"Untuk akses yang ditempuh harus memutar melalui Banjarnegara karena sebuah jembatan terputus. Hal ini menyebabkan petugas membutuhkan waktu yang lama untuk bisa ke lokasi kejadian," ujar AKBP Doni Widamanto, Kapolres Pekalongan.

Baca Juga: Warga Pekalongan Berhasil Menangkap Buaya Sepanjang 2 Meter, 1 Orang Terluka di Sekujur Badannya

Pihak kepolisian bersama dengan instansi terkait lainnya, beserta relawan dan masyarakat masih terus melakukan pencarian korban longsor.

"Sampai dengan sore ini, ditemukan korban sebanyak 17 orang meninggal dunia, 8 dilaporkan hilang dan saat ini 5 korban menjalani perawatan di puskesmas," terang AKBP Doni Widamanto pada Selasa, 21 Januari 2025.

Tim gabungan menitikberatkan pencarian korban di Dukuh Kasimpar, karena 17 korban meninggal dunia berhasil dievakuasi dari dukuh tersebut.

Untuk membantu pencarian korban dalam proses evakuasi, dua alat berat dikerahkan dalam penanganan bencana ini.

Baca Juga: Polres Pekalongan Amankan 8 Remaja Bersenjata Tajam yang Diduga Hendak Tawuran

Polda Jateng telah mengirimkan satuan tugas BKO untuk membantu upaya evakuasi dan pemulihan lokasi longsor.

Tim itu dilengkapi dengan perahu karet dan kendaraan yang digunakan sebagai dapur lapangan.

"Hal ini sebagai upaya kami untuk membantu penanganan bencana dan proses evakuasi para korban. Selain itu juga sebagai bentuk upaya pemulihan dengan menjamin kesehatan warga yang terdampak bencana," tutur Kombes Pol Artanto, Kabid Humas Polda Jateng.

Kabid Humas Polda Jateng menjelaskan bahwa cuaca ekstrim pada Senin kemarin mengakibatkan sejumlah lokasi di Jawa Tengah mengalami bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. ***

Tags

Terkini