Tak hanya itu, polisi juga memberikan pendampingan psikologis kepada murid di bawah umur tersebut.
"Melaksanakan serangkaian penyelidikan dan memeriksa saksi."
"Dan upaya pendampingan psikologis terhadap korban," ujarnya.
Setelah digrebeg warga, korban tidak lagi berangkat sekolah dan mengikuti ujian.
Korban masih mengalami trauma dan malu ketika bertemu dengan guru dan teman-teman sekolah.***