"Pelaku merasa sopir (bus Trans Jateng) ugal-ugalan. Pelaku kesal dan emosi lalu melakukan perusakan," ungkapnya.
Saat itu, pelaku yang pulang bekerja di salah satu katering di Solo merasa dipepet oleh bus Trans Jateng.
Pelaku merasa dipepet di sekitar Kantor Bupati Sukoharjo.
Karena kesal, pelaku lalu mengejar bus tersebut.
Sebelum mengejar bus Trans Jateng, pelaku mengambil batu di sekitar Nguter.
Pelaku lantas melemparkan batu itu ke arah bus hingga mengenai kaca bagian depan.
Akibatnya, sopir bus Trans Jateng mengalami luka di kepala karena terkena lemparan batu.
Diberitakan sebelumnya, pelemparan bus Trans Jateng terjadi di Jalan Raya Solo-Wonogiri, tepatnya di Dusun Keblokan, Desa Sendang Ijo, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 27 Desember 2024 sekitar pukul 16.30 WIB. ***