"Pelaku merasa sopir (bus Trans Jateng) ugal-ugalan. Pelaku kesal dan emosi lalu melakukan perusakan," ungkapnya.
Saat itu, pelaku yang pulang bekerja di salah satu katering di Solo merasa dipepet oleh bus Trans Jateng.
Pelaku merasa dipepet di sekitar Kantor Bupati Sukoharjo.
Karena kesal, pelaku lalu mengejar bus tersebut.
Sebelum mengejar bus Trans Jateng, pelaku mengambil batu di sekitar Nguter.
Pelaku lantas melemparkan batu itu ke arah bus hingga mengenai kaca bagian depan.
Akibatnya, sopir bus Trans Jateng mengalami luka di kepala karena terkena lemparan batu.
Diberitakan sebelumnya, pelemparan bus Trans Jateng terjadi di Jalan Raya Solo-Wonogiri, tepatnya di Dusun Keblokan, Desa Sendang Ijo, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 27 Desember 2024 sekitar pukul 16.30 WIB. ***
Artikel Terkait
Rotasi Besar-besaran 104 Kapolres se-Indonesia, Inilah Deretan Kapolres Yogyakarta yang Ikut Dimutasi, Salah Satunya dari Sleman
5 Larangan di Bulan Rajab yang Harus Dihindari, Berikut Penjelasan Singkatnya!
Pemuda di Bola Sikka Ditemukan Gantung Diri Tak Jauh dari Rumahnya, Begini Kronologinya
Ingin Ramadhan 2025 Lebih Bermakna, Sekolah dan Pesantren Diwacanakan Libur Sebulan oleh Kemenag, Pernah Digagas Prabowo
Resep Cah Sayur atau Capcay ala Chef Rudy Choirudin, Menu Restoran Pindah ke Rumah Bikinnya Gampang
Sepanjang Tahun 2024 Ada 47 Kasus Penyalahgunaan Narkotika di Kota Tegal
Mengenal Masjid Raya Baiturrahman, Saksi Bisu Sejarah dan Ikon Provinsi Aceh Indonesia
Pelaku Pelemparan Bus Trans Jateng Solo-Wonogiri di Selogiri Ditangkap, Ini Sosoknya