Video rekaman CCTV itu sempat viral di media sosial.
Petugas bergerak cepat melakukan pencarian setelah mendapatkan laporan dari warga.
Petugas gabungan yang terdiri BPBD Surabaya hingga Tim Basarnas menggunakan berbagai metode untuk mencari balita yang hanyut tersebut.
Pencarian dilakukan dengan penyisiran selokan hingga ke sungai dan area darat yakni tepian sungai.
Selain itu, Tim SAR gabungan juga menerjunkan alat berat yakni sebanyak tiga eskavator serta enam perahu.
Baca Juga: Akhir Pekan Saatnya Liburan, 2 Jam dari Surabaya Ada Kolam Renang dengan View Sawah
Kepala BPBD Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengungkap, pencarian ini melibatkan puluhan tim gabungan.
Total ada sekitar 80 personel gabungan yang turut serta melakukan proses pencarian balita yang hanyut di selokan itu.
Hebi menerangkan jika Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga 5 kilometer dari titik awal hilangnya korban pada pencarian hari ketiga, Kamis, 26 Desember 2024.
Petugas berupaya melakukan pencarian dengan membersihkan tanaman enceng gondok yang menghambat aliran air.
Kerja keras petugas akhirnya membuahkan hasil.
Korban berhasil ditemukan menyangkut di tanaman enceng gondok di Sungai Makmur dekat jembatan SMPN 34 Surabaya.***