“Semua barang yang dilempar oleh si pelaku, semua kena tubuh saya,” tambahnya.
Ayah pelaku pun menarik Dwi Ayu Darmawati dan memintanya untuk pulang.
Namun, tas dan ponsel korban tertinggal sehingga dirinya memutuskan untuk mengambilnya.
Saat korban kembali ke dalam, pelaku G melempari korban dengan kursi hingga terpojok.
Baca Juga: Disaat Indonesia Naikkan PPN 12 Persen, Vietnam Malah Turunkan PPN ke 8 Persen, Begini Penjelasannya
Bahkan, G juga melempari korban dengan loyang hingga kepala korban sobek dan berdarah.
“Setelah berdarah dia kabur dan baru saya bisa lari ke luar toko."
"Tubuh saya penuh memar dan luka sobek di kepala bagian kiri,” jelasnya.
Dikutip Portaloka dari akun Instagram @medsos_rame, kasus penganiayaan tersebut telah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Jakarta Timur.
Selain itu, barang bukti baju Dwi Ayu Darmawati yang yang terkena ceceran darah dan dokumentasi video penganiayaan pun sudah diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur.
Akan tetapi, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian Metro Jakarta Timur.
Warganet pun banyak yang memberikan tanggapan atas beredarnya kasus ini di media sosial.
Akun Instagram @wahyuardy1000 misalnya, yang mengomentari “Spill IG-nya, kebal gak dia (G) dengan netizen.”