PALEMBANG, PORTALOKA.ID - Ketidakadilan dalam pengaturan jadwal jaga malam kembali menjadi sorotan.
Kasus ini mencuat setelah Titis Rachmawati mengungkapkan keluhan seorang mahasiswa koas (dokter muda) bernama Lady dalam wawancaranya dengan TV One.
“Lady ini ada ketidakadilan dalam pengaturan penjaga malam. Dia sebenarnya tidak mengadu kepada ibunya, tapi ibunya melihat dia kurang istirahat, tampak stres, dan bertanya kenapa jaga terus tanpa libur,” jelas Titis.
Pernyataan ini mengundang perhatian Nicho Saputra Nugraha, atau yang dikenal sebagai "Dokter Traveler."
Baca Juga: Viral Kasus Pemukulan Dokter Koas FK UNSRI: Konflik Jadwal Jaga, Ibunda Lady Bertindak
Dokter alumni Universitas Sriwijaya (UNSRI) ini turut memberikan pandangannya melalui sebuah video di Instagram.
Tantangan Jadwal Jaga Malam yang Adil
Dalam videonya, Dokter Nicho menyoroti sulitnya membagi jadwal jaga malam secara merata.
“Untuk membagi jadwal jaga biar seadil mungkin itu susah,” ujar Dokter Nicho.
Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah jumlah anggota kelompok yang kadang ganjil atau genap, sehingga tak semua orang bisa mendapat libur yang sama.
Sebagai solusi, ia menyarankan metode kreatif seperti arisan atau kocokan nama untuk menentukan siapa yang mendapatkan giliran libur lebih dulu.
Namun, ia mengingatkan bahwa mahasiswa koas perlu melihat sisi positif dari jadwal yang padat.
“Semakin sering jaga, semakin banyak pengalaman dan pengetahuan yang akan kalian dapatkan. Masa koas itu kesempatan emas untuk belajar langsung dari pasien,” tegasnya.
Artikel Terkait
Maraknya Kecanduan Judi Online di Indonesia, Adakah Hubungannya dengan Kesehatan Mental? Ini Penjelasan Dokter
Disaat Indonesia Naikkan PPN 12 Persen, Vietnam Malah Turunkan PPN ke 8 Persen, Begini Penjelasannya
Ini Kata Polisi Soal Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut di Depan Pasar Jongke Solo, Benarkah Pengemudi Mobil Mabuk?
Clorot, Kue Tradisional Khas Purworejo, Bentuknya Unik dan Menarik. Begini Cara Membuatnya
Doa Akhir Tahun 2024 dan Awal Tahun 2025, Sambut Tahun Baru dengan Hati dan Pikiran Tenang
Kementerian Agama Perketat Aturan Proses Penetapan Calon Guru Besar Rumpun Ilmu Agama, Berikut Penjelasannya