"Kedalam sumur itu 8 meter dengan ketinggian air 5 meter," ucapnya.
"Saya kebetulan juga sedang berada di sumur karena sanyo mampet."
"Awalnya saya kira dia melempar kemasan air minum."
"Tapi anak saya bilang kalau itu HP. Harga HP sekitar Rp 2 juta," imbuhnya.
Pihak keluarga sudah berusaha untuk mengevakuasi pontel tersebut sendiri namun gagal.
Akhirnya pihak keluarga menghubungi kantor Damkar Klaten.
Markas Damkar Klaten yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi kejadian.
Petugas Regu 1 Damkar Klaten, Nur Rochim mengatakan ada 8 personil yang dikerahkan untuk proses evakuasi tersebut.
Damkar Klaten bekerjasama dengan Redkar dan SAR Klaten untuk melakukan evakuasi.
Nur Rochim menjelaskan proses evakuasi menggunakan teknik vertical rescue dan penyelaman.