"Kedalam sumur itu 8 meter dengan ketinggian air 5 meter," ucapnya.
"Saya kebetulan juga sedang berada di sumur karena sanyo mampet."
"Awalnya saya kira dia melempar kemasan air minum."
"Tapi anak saya bilang kalau itu HP. Harga HP sekitar Rp 2 juta," imbuhnya.
Pihak keluarga sudah berusaha untuk mengevakuasi pontel tersebut sendiri namun gagal.
Akhirnya pihak keluarga menghubungi kantor Damkar Klaten.
Markas Damkar Klaten yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi kejadian.
Petugas Regu 1 Damkar Klaten, Nur Rochim mengatakan ada 8 personil yang dikerahkan untuk proses evakuasi tersebut.
Damkar Klaten bekerjasama dengan Redkar dan SAR Klaten untuk melakukan evakuasi.
Nur Rochim menjelaskan proses evakuasi menggunakan teknik vertical rescue dan penyelaman.
Artikel Terkait
6 Fakta Kebakaran Rumah Warga di Desa Nangsri, Klaten, Berawal dari Ditinggal Nyapu hingga Kerugian Puluhan Juta Rupiah
Ratusan Anak Muda Ikut CeguRun Ponggok 2024, Lari Maraton 5K Melewati Wisata Air di Klaten, dari Umbul Sigedang Kapilaler hingga Umbul Besuki
Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Begini Kondisinya saat Ditemukan
2 Sarang Tawon Vespa Affinis Dievakuasi dari Kuburan di Polanharjo, Klaten, Sempat Menyerang Warga
Pria 60 Tahun di Delanggu, Klaten Tewas Tergantung di Rumahnya, Ditemukan oleh Anaknya saat Kirim Sarapan
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Berawal dari Warga Curiga Lihat Bekas Galian Tanah
4 Fakta Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Warga Lihat Bekas Galian Tanah hingga Kondisi saat Ditemukan
Debat Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Klaten Diwarnai Aksi Tegang Pendukung Paslon dengan Polisi Gegara Parkiran Kendaraan
Damkar Evakuasi HP yang Dilempar Balita ke Sumur Sedalam 8 Meter di Wonosari, Klaten, Kesal Ponsel Mati Gegara Baterai Habis