"Kemudian dari rombongan tersebut ada yang melempar gelas ke jalan dan ada beberapa orang dari rombongan tersebut yang menyeberang ke arah barat tempat orang jualan sate dan terjadilah penusukan dengan senjata tajam terhadap salah seorang pembeli sate," imbuhnya.
Ia mengatakan setelah pelaku mendapatkan korban, rombongan remaja tersebut meninggalkan TKP dan pergi kearah Pojok Beteng Timur.
2. Identitas dan Kondisi Korban
Korban pertama berisial SF (19) laki-laki warga Rembang, Jawa Tengah.
Korban kedua adalah MA (23) warga Pati, Jawa Tengah.
Sujarwo mengatakan SF mengalami luka robek para perut, luka memar di kepala tangan dan kaki.
Sedangkan MA luka pada kepala, tangan dan kaki akibat pukulan benda keras.
"(SF mengalami) Luka robek perut bagian kiri,dijahit 3, sekaligus luka memar pada bagian kepala tangan dan kaki akibat pukulan balok dan kursi. (MA) Luka pada bagian kepala tangan kaki akibat pukulan benda keras," jelasnya.
3. Korban Adalah Santri Krapyak
Pimpinan GP Ansor DIY, Abdul Muiz mengatakan 2 korban penusukan dan penganiayaan adalah santri Pondok Pesantren Krapyak.
"Iya betul (dua korban) santri Krapyak," kata Abdul.
Abdul bilang, santrinya menjadi korban salah sasaran.
Ia mengatakan pelaku diduga dalam keadaan pengaruh minuman keras saat beraksi.
"Dua orang santri menjadi korban salah sasaran, dan diduga pelaku dalam keadaan mabuk miras (minuman keras)," ujar Abdul.