berita

Tim Gabungan Bersihkan Rumpun Bambu Longsor di Sungai Pusur Desa Bulurejo, Klaten Akibat Hujan, Jalan Alternatif Terganggu, 2 Dukuh Terancam Banjir

Kamis, 26 September 2024 | 12:57 WIB
TRC BPBD Kabupaten Klaten bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Koramil Juwiring, relawan, warga setempat dan perangkat desa gotong royong membersihkan rumpun bambu, Ka (Tim Portaloka.id)

KLATEN, PORTALOKA.ID - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Senin, 23 September 2024 mengakibatkan tanah dan rumpun bambu disekitar Sungai Pusur longsor.

Peristiwa itu tepatnya terjadi di Dukuh Pulo Gede, Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring.

Akibatnya, rumpun bambu di sekitar lokasi menutupi aliran Sungai Pusur.

TRC BPBD Kabupaten Klaten bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Koramil Juwiring, relawan RING 1, warga setempat dan perangkat desa gotong royong membersihkan rumpun bambu, Kamis, 26 September 2024.

Baca Juga: Tempat Piknik Baru! Wisata Kampung Buah Tlatar di Kebonalas, Klaten, Bisa Metik Kelengkeng hingga Jambu Air, Baru Saja Diresmikan Bupati Sri Mulyani

"Kegiatan membersihan rumpun bambu yang menghambat aliran Sungai Pusur."

"Akibat hujan deras tanah tergerus menyebabkan rumpun bambu jadi longsor dan menutupi sungai," kata Petugas TRC BPBD Kabupaten Klaten, Raditya Dwi Nugroho saat ditemui Tim Portaloka.id.

TRC BPBD Kabupaten Klaten bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Koramil Juwiring, relawan, warga setempat dan perangkat desa gotong royong membersihkan rumpun bambu, Kami (Tim Portaloka.id)

Raditya Dwi Nugroho menjelaskan apabila tidak segera dibersihkan rumpun bambu dapat mengakibatkan tumpukan sampah.

Sehingga jika terjadi hujan deras bisa menyebabkan air sungai meluap ke pemukiman warga.

Baca Juga: Polres Klaten Siap Amankan Kampanye Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2024, Stadion Trikoyo dan GOR Gelarsena Tidak Bisa untuk Lokasi Kampanye

Pemotongan rumpun bambu dilakukan untuk memperlancar aliran sungai.

"Kesulitannya akses untuk membuang rumpun bambu yang sudah dipotong."

"Kita harus cari tempat yang longar agar tidak menyumbat di sungai lagi," tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini