berita

Solusi Wamentan Sudaryono saat Dicurhati Petani di Klaten Trauma Tanam Lagi karena Serangan Hama Tikus dan Gagal Panen

Selasa, 24 September 2024 | 09:01 WIB
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono melakukan kunjungan kerja di Desa Sekaran, Kecamatan Wonosari, Senin, 23 September 2024. (Dok Humas Kementan)

Baca Juga: Ratusan Warga Demakijo, Klaten Ngalap Berkah Berebut 3 Kuintal Gunungan Beras Rojolele Srinuk dan Sayuran hingga Kemeriahan Kirab Budaya

 

Sudaryono pun mendorong petani untuk memanfaatkan kembali pemangsa alami hama tikus salah satunya burung hantu.

Hal itu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya serangan hama tikus.

Petani hanya cukup memasang tiang setinggi 4 meter dengan rumah-rumahan burung.

Secara alami burung akan berada di tempat istu dan memangsa tikus.

Baca Juga: Kekeringan dan Pam Mati, Warga Bayat, Klaten Serbu Bantuan Droping Air Bersih di Bak Penampungan dari Terpal

"Kita hadir dalam rangka menyemangati petani di sini."

"Jangan kecewa, jangan pesimis, menyemangati untuk segera tanam."

"Tikus anggap saja akan datang, di fase sekarang sudah ada tikus jangan nunggu sudah tinggi, saking banyak tidak bisa dikendalikan."

"Mumpung masih tanam, tikus belum banyak, kita alokasikan untuk penanggulangan tikus."

Baca Juga: Rute dan Fasilitas Ekowisata Kali Talang di Lereng Gunung Merapi, Klaten, Bisa Trekking hingga Glamping Menikmati View Sunrise yang Menakjubkan

"Seperti di Demak dan Sukoharjo itu menggunakan burung hantu."

"Jadi dibuatkan rumah burung hantu, ada banyak tadi, saya juga menginisiasi, saya langsung belikan burung hantunya sama rumahnya sekalian," ucap Wamen, Sudaryono.

Dalam kunjungan kerja itu Sudaryano juga memberikan sejumlah bantuan ke petani berupa benih, pupuh hingga traktor. ***

Halaman:

Tags

Terkini