Menurutnya, kebakaran dipicu oleh suhu panas dan pembakaran sampah ditepi lahan.
Kemudian api membesar karena angin besar.
"Dugaan belum diketahui, mungkin suhu panas dan pembakaran sampah ditepi sehingga merambat dan angin kencang, panas cukup tinggi dan nyala api cepat membesar," sambungnya.
"Kobaran api sangat besar sekali karena terbawa angin kencang dan kondisinya yang panas," tandas Sumino.
2. Kebakaran Penyimpanan Palet Kayu di Pedan
Si jago merah hanguskan tempat penyimpanan palet kayu pada Rabu, 4 September 2024 malam.
Petugas Damkar Klaten, Tri Hatmoko mengatakan kebakaran diduga karena kelalaian penghuni rumah yang memasak air yang berada di dekat palet.
Baca Juga: 201 Formasi CPNS 2024 Bawaslu Belum Ada Pendaftar, Salah Satunya Penempatan di Yogyakarta
Kemudian api merembet ke tumpukan kayu yang membuat kobaran api semakin membesar
"Dugaannya tadi dari kelalaian penghuni rumah memasak air buat mandi yang berada di dekat palet, terus api merembet ke tumpukan palet," kata Tri.
Ketua RT setempat, Sri Mulyadi mengatakan tumpukan kayu itu dengan ketinggian 2,5 meter.
"Banyak itu tumpukan kayunya, hampir satu halaman penuh, ya ukuran ketinggian kurang lebih 2,5 meter lebar 2,5 meter, panjang kearah timur 10 meter," ucap Sri Mulyadi.
Lebih lanjut kata Sri Mulyadi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.