Menurut pengakuan Bambang, geng motor itu sempat memenuhi jalan.
Alhasil, kendaraan lain yang akan lewat terganggu.
Ia mengaku tidak ketahui secara pasti bagaimana kronologinya.
"Itu memenuhi jalan, sampai tidak bisa pada lewat. Yang jelas pas bangun melihat itu, kronologisnya saya tidak tahu," kata Bambang.
Pria berusai 56 tahun mengatakan saat kejadian sempat melihat dari balik jendela, dia melihat sekitar 30 orang yang membawa motor.
Kemudian ada perkelahian antara geng motor itu.
Namun, dirinya memilih untuk tetap berada dalam rumah.
"Ya kaya orang mau kelahi, saya nggak keluar rumah, nggak berani. Cuma mengintip dari dalam rumah, jumlahnya sekitar 30 orang bawa motor," tutur Bambang.
Kejadian ini telah ditangani oleh Polsek Klaten Kota.
Kanit Reskrim Polsek Klaten Kota, Ipda Asep Rustanto mengatakan kasus geng motor di Dusun Banyon kini dalam penyelidikan.
"Sementara masih dalam penyelidikan. Untuk kerusakan kaca jendela rumah pecah akibat lemparan batu," kata Asep.***