berita

Aksi Guru di Bogor Protes Cek Aroma MBG: Kami Pengajar, Bukan Tukang Endus

Selasa, 22 September 2026 | 19:35 WIB
Guru di Bogor ini protes harus cium MBG sebelum dibagikan ke siswa (Ist)

"Enggak ngajar, dong, kalau kayak gini," tambahnya.

Sejauh ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait usai viralnya aksi dugaan protes terhadap instruksi pengecekan kualitas MBG di sekolah.

Di lain pihak, kebijakan tersebut berkaitan langsung dengan instruksi resmi dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono.

Baca Juga: Anggaran Cair! Ini Update Bansos PKH dan BPNT 2026 Tahap 3, dari Syarat Penerima hingga Nominalnya

Ihwal Instruksi Pengecekan MBG

Dalam unggahan Instagram resminya, @sudaru_sudaryono, pada Jumat, 18 September 2026, Sudaryono meminta para guru ikut menyantap menu MBG bersama para siswa.

Menurut Sudaryono, hal itu sekaligus berfungsi sebagai penguji organoleptik terakhir guna memastikan keamanan makanan sebelum dibagikan.

"Guru juga punya peran untuk ikut makan bersama peserta didik sekaligus memperhatikan kondisi makanan yang diterima," kata Sudaryono.

"Sekolah diharapkan tak ragu memberikan masukan ketika menemukan pelayanan yang perlu diperbaiki," terangnya.

Baca Juga: Rakor Program MBG Kecamatan Sadananya, SPPG Gandeng BUMDes Berdayakan Petani dan Peternak Lokal

Kepala BGN itu menyebut, menu-menu MBG yang sampai di sekolah perlu diperhatikan sejak diterima hingga dikonsumsi.

Pengecekan tersebut juga terkait label pada setiap ompreng, batas waktu konsumsi, kondisi makanan, serta ketepatan waktu makan, yang menjadi bagian penting yang dinilai perlu diperiksa bersama.

"BGN menginstruksikan Bapak/Ibu Guru ikut menyantap menu MBG bersama para siswa di sekolah," beber Sudaryono.

"Ruang kelas harus menjadi ajang edukasi adab, kedisiplinan antre, dan kebersihan," tandasnya.

Hingga kini, polemik itu memicu perdebatan bagi sebagian kalangan masyarakat mengenai batas kewajaran beban kerja tambahan bagi guru di luar tugas utamanya dalam mendidik siswa.***

Halaman:

Tags

Terkini