PORTALOKA.ID - Publik di media sosial tengah ramai menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual yang dialami siswi di SMAN 1 Sentolo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dalam kasus ini, terduga pelaku merupakan seorang satpam dan tindakan tak bermoralnya disebut sempat terekam kamera pengawas CCTV di sekolah.
Terkini, siswa-siswi SMAN 1 Sentolo dilaporkan menggelar aksi di depan ruang Bimbingan Konseling (BK) sekolahnya, pada Kamis, 17 September 2026.
Terkait dengan tuntutannya, mereka meminta klarifikasi pihak sekolah terkait kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oknum satpam.
Baca Juga: SMPN 3 Ciamis Buka Suara soal Dugaan Pungutan Kartu Absensi Digital
Para siswa beranggapan, sampai saat ini, oknum satpam tersebut tak kunjung dikeluarkan dari sekolah.
"Kita minta klarifikasi (ke sekolah). Masih kerja (oknum satpamnya)," kata salah seorang siswa dalam orasinya.
Bermula saat Buka Kunci Kelas
Dalam kesempatan berbeda, Waka Kesiswaan SMAN 1 Sentolo, Juhan Wahyudi menjelaskan peristiwa dugaan pelecehan terjadi pada Agustus 2026 lalu.
Juhan menyebut, saat itu, ada 2 orang siswi kelas X datang ke sekolah pukul 16.00 WIB untuk mengambil sesuatu.
Kemudian, siswi tersebut diantarkan oleh oknum satpam tersebut karena dirinya yang memegang kunci kelas.
"Satpam yang ada di situ yang tugas. Nah, oknum satpam itu karena ya membawa kunci," ungkap Juhan dalam keterangannya di SMAN 1 Sentolo, pada Kamis, 17 September 2026.
"Terus kemudian dibukalah ruang kelas. Nah, terus kemudian setelah keluar dari kelas itu terjadi (oknum satpam) merangkul pundak (siswi)," sambungnya.